Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Serangan Israel di Beirut: Ancaman Balas Dendam?
Trending Indonesia

Serangan Israel di Beirut: Ancaman Balas Dendam?

GunawatiBy Gunawati07-06-2025 - 04.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Serangan Israel di Beirut: Ancaman Balas Dendam?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id melaporkan kecaman keras Presiden Lebanon, Joseph Aoun, terhadap serangan udara Israel yang terjadi di pinggiran selatan Beirut tepat menjelang Idul Adha. Serangan yang menargetkan Hizbullah ini justru dibalas dengan ancaman dari pihak Israel.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan bahwa serangan akan terus berlanjut hingga kelompok Hizbullah, yang didukung Iran, dilucuti senjatanya. Pernyataan tegas ini disampaikan sebagai respons atas kecaman Aoun. "Tidak akan ada kedamaian di Beirut, tanpa keamanan bagi Israel," tegas Katz, seperti dikutip internationalmedia.co.id dari AFP. Ia menekankan bahwa kesepakatan harus dihormati, dan jika tidak, Israel akan bertindak dengan kekuatan besar.

Serangan Israel di Beirut: Ancaman Balas Dendam?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Serangan Kamis malam itu menghantam sebuah gedung yang menurut Israel digunakan Hizbullah untuk memproduksi pesawat nirawak. Aoun menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran gencatan senjata November lalu, dan sebuah tindakan yang memperlihatkan penolakan Israel terhadap perdamaian. Sebelum gencatan senjata, Israel dan Hizbullah terlibat konflik berkepanjangan yang berujung pada perang besar selama dua bulan. Gencatan senjata yang ditengahi AS dan Prancis mensyaratkan Lebanon untuk melucuti senjata Hizbullah.

Situasi ini semakin mencekam mengingat serangan tersebut terjadi menjelang Idul Adha. Ribuan warga mengungsi setelah peringatan dari militer Israel, menciptakan kemacetan parah. Kantor Koordinator PBB untuk Lebanon bahkan menyebut serangan tersebut menimbulkan kepanikan dan ketakutan di tengah perayaan hari raya umat Islam. Foto-foto reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan udara tersebut telah beredar luas. Akankah eskalasi konflik ini terus berlanjut? Pertanyaan ini masih menjadi teka-teki.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Tragedi Suriah Trump Siap Balas Dendam

14-12-2025 - 12.00

Horor di Kampus Ivy League Trump Angkat Bicara

14-12-2025 - 10.15

Mahasiswi Brown Ungkap Detik Detik Mencekam

14-12-2025 - 10.00

Kampus Brown Berdarah Pelaku Masih Buron

14-12-2025 - 07.30

Suriah Berdarah Prajurit AS Tewas Ditembak ISIS

14-12-2025 - 07.15

Malam Mencekam Kampus Brown

14-12-2025 - 07.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.