Internationalmedia.co.id melaporkan, ketegangan antara Rusia dan Polandia kembali memanas. Moskow mengumumkan penutupan konsulat Polandia di Kaliningrad, eksklave Rusia yang diapit Polandia dan Lituania, mulai 29 Agustus mendatang. Langkah ini merupakan balasan atas penutupan konsulat Rusia di Krakow oleh pemerintah Polandia beberapa waktu lalu.
Hubungan kedua negara memang sudah lama tegang, terutama sejak invasi Rusia ke Ukraina. Polandia, sebagai anggota NATO dan Uni Eropa, menjadi salah satu jalur utama pasokan bantuan militer untuk Ukraina. Penutupan konsulat di Krakow sendiri dipicu oleh tuduhan keterlibatan Rusia dalam kebakaran sebuah pusat perbelanjaan di Warsawa tahun lalu.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan penutupan konsulat di Kaliningrad sebagai respons atas tindakan Polandia yang dinilai tidak berdasar dan bermusuhan. Kuasa usaha Polandia di Rusia telah dipanggil dan menerima nota resmi mengenai keputusan tersebut. Pihak Rusia hanya menyebut satu diplomat yang bertugas di konsulat tersebut.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Polandia menyatakan telah memperhitungkan kemungkinan pembalasan Rusia, namun menegaskan bahwa langkah Moskow tidak sah. Juru bicara kementerian, Pawel Wronski, menjanjikan respon yang memadai dari pihak Polandia.
Ketegangan ini bukan yang pertama. Sebelumnya, Polandia telah membatasi pergerakan diplomat Rusia dan menutup beberapa konsulat Rusia sebagai respons atas apa yang disebut sebagai "perang hibrida" yang dilakukan Moskow. Rusia juga pernah membalas dengan menutup konsulat Polandia di Saint Petersburg. Kini, setelah penutupan konsulat di Kaliningrad dan Krakow, masing-masing negara hanya memiliki satu konsulat yang tersisa di wilayah negara lawan. Apakah ini pertanda babak baru perang dingin antara Rusia dan Polandia? Kita tunggu perkembangan selanjutnya.
