Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Pungutan Hormuz Bikin Teluk Murka
Trending Indonesia

Pungutan Hormuz Bikin Teluk Murka

GunawatiBy Gunawati30-04-2026 - 07.00Tidak ada komentar3 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketegangan di Timur Tengah memuncak setelah negara-negara di kawasan Teluk secara tegas menolak rencana Iran untuk menerapkan pungutan tarif terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Mereka menyerukan navigasi yang aman dan bebas di jalur perairan strategis tersebut, di tengah konflik yang masih berkecamuk. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, penolakan ini menjadi sorotan utama dalam pertemuan konsultatif Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) yang berlangsung di Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu (29/4/2026).

Selat Hormuz, yang dikenal sebagai urat nadi pasokan minyak dunia karena dilalui sekitar seperlima kebutuhan global, kini menjadi pusat perselisihan baru antara Iran dan Amerika Serikat. Langkah Teheran untuk membatasi perlintasan kapal di jalur vital ini merupakan respons terhadap perang yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari 2026. Kebijakan ini telah mengguncang pasar energi global dan menimbulkan kekhawatiran akan kerusakan ekonomi yang berkepanjangan.

Pungutan Hormuz Bikin Teluk Murka
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Ironisnya, saat Washington membalas dengan memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, Teheran justru semakin memperketat cengkeramannya terhadap Selat Hormuz. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) ditugaskan menjaga selat tersebut, dan kapal-kapal diwajibkan membayar tarif di muka, baik menggunakan mata uang kripto maupun Yuan China, untuk mendapatkan izin melintas.

Dalam pertemuan di Jeddah, para pemimpin negara anggota GCC dengan suara bulat menegaskan penolakan mereka terhadap pungutan tarif di Selat Hormuz. Sekretaris Jenderal GCC, Jasem Mohamed Albudaiwi, bahkan menyebut langkah Teheran tersebut sebagai tindakan ilegal dan menolak penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Lebih lanjut, Albudaiwi mengungkapkan bahwa para pemimpin Teluk telah memerintahkan langkah cepat untuk membangun jalur pipa minyak dan gas bersama, serta sistem peringatan dini guna menangkal rudal balistik di kawasan tersebut, sebagai upaya strategis jangka panjang.

Penolakan keras dari GCC ini muncul setelah Wakil Ketua Parlemen Iran, Hamidreza Hajibabaei, mengklaim bahwa pemerintahannya telah menerima pendapatan pertama dari pungutan tarif di Selat Hormuz. "Pendapatan pertama yang diterima dari tol Selat Hormuz telah disetorkan ke rekening Bank Sentral," ujar Hajibabaei, seperti dikutip kantor berita Iran, Tasnim, dan dilansir AFP. Namun, ia tidak merinci besaran jumlah ‘pendapatan’ yang dimaksud, dan media Iran lainnya juga menyampaikan pernyataan serupa tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Di tengah eskalasi ini, perang antara AS dan Iran sendiri belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Pembicaraan antara kedua negara di Pakistan dilaporkan tidak menghasilkan kesepakatan apa pun. Presiden AS Donald Trump, di sisi lain, telah meminta militer AS untuk memperpanjang blokade pelabuhan Iran. Para pejabat AS yang dikutip WSJ pada Selasa (28/4) menyebutkan bahwa Trump menilai opsi blokade memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan melanjutkan pengeboman atau menarik diri dari konflik.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Armada Kemanusiaan Terjebak di Perairan Internasional

30-04-2026 - 07.45

Minibus Rusia Dihantam Ukraina

30-04-2026 - 03.15

Perang Iran Telan Biaya Fantastis Ratusan Triliun Rupiah

30-04-2026 - 03.00

Gencatan Senjata Berdarah Israel Terus Gempur Lebanon

29-04-2026 - 23.45

London Berdarah Israel Marah Besar

29-04-2026 - 23.30

Konflik Timur Tengah Picu Bencana Kemiskinan Dunia

29-04-2026 - 23.15
Leave A Reply Cancel Reply

Footer Logo - 48 Media Partners

MEDIA PARTNERS

bolasepak.co.id bolapedia.co.id tangerangsatu.co.id lahatsatu.com jp-news.id agroplus.co.id eranusantara.co suaramedia.id chapnews.id internationalmedia.co.id jabarpos.id lintaswarta.co.id bingkaiwarta.com belanegara.co fixmakassar.com infopali.co.id faktual.news 55tv.co.id wartakini.id

MORE MEDIA PARTNERS โ†’ SWIPE TO EXPLORE

cerita.co.id portalbatang.id madurapost.co.id redaksibengkulu.co.id mediaseruni.co.id kabartifa.id Haluannews.id Zonamerahnews.com thescreescore.com hustlerwords.com Lenterapos.com looksports.media porosinformasi.co.id sportszam.com politicanews.id
deteksinews.co.id esportivonews.com morninroutine.com Diyetekno.com Faseberita.id Thetimeseg.com Gangberita.com pamartanusantara.co.id bangkaterkini.id malutpost.id abcmarathinews.com himnewz.com cianews.co.id okes.co.id
Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.