Internationalmedia.co.id – Serangan mematikan dari Rusia kembali menghantam Ukraina, dengan Kyiv dan beberapa wilayah lainnya menjadi sasaran utama drone dan rudal. Tragisnya, serangan ini dilaporkan telah merenggut nyawa empat orang dan menyebabkan 20 lainnya mengalami luka-luka.
Serangan yang terjadi di tengah meningkatnya tekanan dari sekutu Barat terhadap Rusia ini, menandai babak baru dalam konflik yang telah berlangsung selama empat musim dingin. Kementerian Dalam Negeri Ukraina mengumumkan bahwa seorang petugas penyelamat tewas dan rekannya terluka akibat serangan rudal berulang di wilayah Dnipropetrovsk.

Selain itu, seorang wanita dilaporkan tewas dan tujuh orang lainnya terluka di wilayah timur Ukraina. Kerusakan juga dilaporkan terjadi pada fasilitas penting seperti truk pemadam kebakaran, bangunan tempat tinggal, dan toko-toko.
Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, mengkonfirmasi bahwa Moskow juga menargetkan ibu kota Ukraina. Serangan di Kyiv menyebabkan dua orang tewas dan 12 lainnya mengalami luka-luka. Wartawan internationalmedia.co.id melaporkan mendengar suara rudal dan ledakan dahsyat sekitar pukul 04.00 waktu setempat.
Layanan darurat membagikan gambar-gambar yang menunjukkan petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api besar yang melalap distrik Desnyansky dan Darnytsky. Angkatan Udara Ukraina menyatakan bahwa Rusia meluncurkan sembilan rudal balistik Iskander-M dan 62 drone serang. Pihaknya mengklaim berhasil menembak jatuh empat rudal balistik dan 50 drone.
Serangan ini terjadi di tengah pengumuman sanksi baru dari Amerika Serikat dan Uni Eropa terhadap sektor energi Rusia, yang bertujuan untuk melemahkan ekonomi perang Moskow.
