Presiden China Xi Jinping secara resmi mengucapkan selamat kepada Presiden baru Korea Selatan (Korsel), Lee Jae Myung, melalui sambungan telepon. Hal ini diungkap Internationalmedia.co.id berdasarkan laporan Reuters dan kantor berita Yonhap. Xi Jinping tak hanya sekadar mengucapkan selamat, namun juga menjanjikan penguatan hubungan bilateral antara kedua negara.
Xi Jinping menekankan pentingnya hubungan China-Korsel di tengah ketidakpastian situasi internasional dan regional. Ia menyebut kedua negara sebagai tetangga dan mitra penting yang telah banyak mencapai kemajuan bersama, meskipun memiliki perbedaan ideologi dan sistem sosial, sejak terjalinnya hubungan diplomatik 33 tahun lalu. Pernyataan ini disampaikan di tengah kekhawatiran Amerika Serikat (AS) terkait pengaruh China dalam demokrasi Korsel.

Kemenangan telak Lee Jae Myung dalam pilpres dini 3 Juni lalu, menyusul pemakzulan mantan Presiden Yoon Suk Yeol karena penetapan darurat militer, menjadi latar belakang penting ucapan selamat Xi Jinping. Lee langsung dilantik pada 4 Juni dan memulai masa jabatan lima tahunnya tanpa masa transisi.
Dalam percakapan telepon tersebut, Xi Jinping menyatakan kesiapan China untuk mempererat persahabatan dan kerja sama dengan Korsel, membangun hubungan yang saling menguntungkan, dan memajukan kemitraan strategis kedua negara. Pernyataan ini menjadi sorotan, mengingat pesan dari pejabat Gedung Putih yang sebelumnya menyuarakan kekhawatiran tentang campur tangan China dan menegaskan kembali kekuatan aliansi Korsel-AS. Dinamika hubungan tiga negara ini patut untuk terus dipantau.
