Internationalmedia.co.id – News – Jalur pendakian menuju puncak Gunung Semeru, ikon Jawa Timur yang memukau, kini resmi ditutup sepenuhnya. Keputusan ini diambil menyusul kemunculan titik api yang mengkhawatirkan di kawasan hutan Blok Ranu Kembang, area vital yang berdekatan langsung dengan rute pendakian.
Rudijanta Tjahja Nugraha, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), menjelaskan bahwa penutupan ini merupakan langkah preventif demi menjamin keselamatan para pengunjung. Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan untuk melancarkan upaya pemadaman api oleh tim gabungan yang tengah berjuang di lokasi.

“Penutupan dilakukan untuk mendukung kelancaran proses pengendalian, pemadaman kebakaran, serta evakuasi pengunjung yang masih berada di dalam kawasan, dengan mengutamakan keamanan dan keselamatan pengunjung,” terang Rudijanta, sebagaimana dikutip dari internationalmedia.co.id.
Penutupan jalur pendakian ini berlaku efektif sejak pengumuman diterbitkan dan akan berlangsung hingga batas waktu yang belum ditentukan. Pihak BB TNBTS menyatakan akan terus memantau serta mengevaluasi kondisi di lapangan secara berkala sebelum mengambil keputusan terkait pembukaan kembali akses menuju Mahameru.
Bagi calon pendaki yang telah melakukan pembelian tiket masuk secara daring, tidak perlu cemas. BB TNBTS telah menyiapkan mekanisme khusus untuk pengembalian biaya (refund) atau penjadwalan ulang (reschedule) perjalanan mereka.
