Internationalmedia.co.id memberitakan sejumlah peristiwa internasional yang menarik perhatian dunia. Salah satunya adalah pidato Presiden RI Prabowo Subianto di Sidang Umum PBB yang mendapat sorotan media Israel, The Times of Israel. Media tersebut memuat pernyataan Prabowo yang menekankan pentingnya keamanan Israel untuk perdamaian, dan diakhiri dengan ucapan "Shalom". Pernyataan ini cukup mengejutkan mengingat Indonesia, negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, belum memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel.
Di tengah sorotan tersebut, Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, mengungkapkan kekesalannya terhadap pernyataan pejabat Israel yang menolak pembentukan negara Palestina. Ishiba bahkan menyatakan bahwa pengakuan resmi Jepang terhadap Palestina hanyalah masalah waktu. Pernyataan ini disampaikan dalam forum PBB di New York.

Sementara itu, pertemuan tertutup antara Presiden AS Donald Trump dan sejumlah pemimpin negara Muslim, termasuk Presiden Prabowo Subianto, difokuskan pada upaya mengakhiri konflik di Jalur Gaza dan mencapai gencatan senjata permanen. Pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan dari Uni Emirat Arab, Qatar, Arab Saudi, Mesir, Yordania, Turki, Pakistan, dan Indonesia ini, menunjukkan upaya diplomasi intensif untuk menyelesaikan krisis kemanusiaan di Gaza.
Di sisi lain, Trump kembali mengkritik PBB dalam pidatonya, mempertanyakan tujuan dan efektivitas organisasi internasional tersebut. Ia bahkan menyebut PBB sebagai "omong kosong". Kritik ini muncul beriringan dengan kecaman Trump terhadap negara-negara Barat yang mengakui Palestina, menganggap langkah tersebut mengalihkan fokus dari pembebasan sandera yang ditawan Hamas di Gaza. Konflik Gaza sendiri telah menewaskan lebih dari 65.000 warga Palestina, menurut otoritas kesehatan setempat. Situasi ini semakin memperumit dinamika politik internasional.
