Internationalmedia.co.id – Dunia politik Australia kembali tercoreng dengan kasus kejahatan seksual yang melibatkan seorang politisi. Gareth Ward, mantan anggota parlemen dari New South Wales, dijatuhi hukuman lebih dari lima tahun penjara atas kasus pemerkosaan dan penyerangan seksual terhadap dua pria muda.
Vonis ini dijatuhkan oleh Hakim Australia setelah Ward dinyatakan bersalah pada Juli lalu atas dakwaan penyerangan seksual terhadap dua korban berusia 18 dan 24 tahun. Tindak kejahatan tersebut terjadi antara tahun 2013 dan 2015.

Hakim Kara Shead dari Pengadilan Distrik Parramatta Sydney menjatuhkan hukuman 5 tahun 9 bulan penjara kepada Ward atas satu dakwaan pemerkosaan dan tiga dakwaan penyerangan tidak senonoh. Hakim Shead menggambarkan tindakan Ward sebagai "secara sengaja dan predator" terhadap korban pertama, serta memanfaatkan keadaan mabuk dan rentan korban kedua.
Ward baru mengundurkan diri dari parlemen dua minggu setelah vonis bersalah dijatuhkan, tepat sebelum anggota parlemen New South Wales berencana menggelar pemungutan suara untuk mengeluarkannya. Ia baru akan memenuhi syarat untuk pembebasan bersyarat setelah menjalani 3 tahun 9 bulan masa hukuman. Kuasa hukum Ward menyatakan bahwa ia berencana mengajukan banding atas putusan tersebut. Kasus ini mengguncang dunia politik Australia dan memicu perdebatan tentang perlindungan terhadap korban pelecehan seksual.
