Internationalmedia.co.id – News – Empat petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerima penghargaan atas keberanian mereka menggagalkan aksi penjambretan bersenjata tajam di area Car Free Day (CFD) Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Insiden yang melibatkan seorang lansia dan cucunya ini berhasil ditangani dengan sigap oleh para petugas, menunjukkan dedikasi mereka yang melampaui tugas pengaturan lalu lintas.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaludin, dalam sebuah apel khusus yang digelar di Kantor Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Jalan MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Senin (20/7). Budi Awaludin menyampaikan apresiasi mendalam atas tindakan heroik yang dilakukan oleh personelnya.

"Pagi ini kami mengadakan apel khusus untuk memberikan apresiasi kepada empat petugas Sudin Perhubungan Jakarta Selatan yang telah berhasil menggagalkan aksi penjambretan terhadap seorang lansia dan cucunya," ujar Budi dalam keterangannya, Senin (20/7). Ia menambahkan bahwa tindakan ini sangat patut dihargai, karena petugas tidak hanya menjalankan fungsi sebagai pengatur lalu lintas, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Menurut Budi, kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah tidak hanya dibangun melalui pembangunan infrastruktur, melainkan juga melalui kinerja nyata para petugas di lapangan. "Besarnya pengabdian tidak diukur dari kewenangan atau besarnya tugas pokok dan fungsi, melainkan dari seberapa besar manfaat yang diberikan kepada masyarakat. Nilai inilah yang terus kami tanamkan kepada seluruh petugas Dishub DKI Jakarta," tegasnya.
Diharapkan, penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi seluruh personel Dishub DKI Jakarta untuk terus memberikan pelayanan terbaik, sejalan dengan semangat "Dishub Hadir untuk Jakarta dan Masyarakat".
Salah satu petugas yang menerima penghargaan, Muhammad Nahrowi, menceritakan kronologi kejadian yang berlangsung pada Minggu (19/7) saat ia bersama rekan-rekannya bertugas mengamankan pelaksanaan CFD. Mereka mendengar teriakan warga yang meminta pertolongan karena terjadi aksi penjambretan. Pelaku, yang berjumlah dua orang, berusaha melarikan diri ke arah posisi petugas.
"Ketika kami sedang bertugas, tiba-tiba ada warga berteriak ‘jambret’. Pelaku kemudian berlari mengarah ke posisi kami. Saat itu kebetulan ada kendaraan yang hendak melintas sehingga pelaku sempat panik dan terjatuh. Kami bersama warga langsung mengamankan pelaku," jelas Nahrowi.
Meski satu pelaku berhasil melarikan diri, satu pelaku lainnya berhasil diamankan di lokasi kejadian. Dari tangan pelaku, petugas menyita satu bilah senjata tajam jenis celurit, satu unit sepeda motor, serta tiga unit telepon genggam yang diduga merupakan hasil kejahatan. Korban, seorang lansia dan cucunya, berhasil diselamatkan tanpa cedera. Pelaku yang tertangkap kemudian diserahkan ke Polsek Setiabudi untuk diproses hukum lebih lanjut. Nahrowi menegaskan bahwa proses penangkapan berlangsung tanpa ada petugas yang mengalami luka, meskipun pelaku membawa senjata tajam. Kejadian ini menjadi bukti nyata kesigapan dan keberanian petugas Dishub DKI Jakarta dalam menjaga keamanan warga.
