Seorang pria berinisial JD (32) harus merasakan bogem mentah warga setelah aksinya membobol rumah kosong di Desa Cerukcuk, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, kepergok. Kejadian yang berlangsung pada Selasa (2/6) sekitar pukul 10.00 WIB ini berakhir dengan JD diamankan pihak kepolisian setelah sempat menjadi bulan-bulanan massa. Demikian laporan Internationalmedia.co.id – News.
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Serang, AKP Andi Kurniady ES, rumah tersebut memang dalam kondisi tidak berpenghuni. "Pada saat kejadian, pemilik rumah sedang mengantar pengantin sehingga rumah dalam keadaan tidak berpenghuni. Pelaku memanfaatkan situasi tersebut untuk masuk dan melakukan pencurian," jelas AKP Andi Kurniady ES, baru-baru ini.

Aksi nekat JD terbongkar berkat kejelian Budin, salah seorang anak pemilik rumah, yang kebetulan melintas di lokasi. Curiga melihat gelagat mencurigakan di kediaman orang tuanya, Budin segera masuk untuk memeriksa. Kecurigaannya terbukti saat ia mendapati pintu kamar sudah terbuka, isi lemari berantakan, dan uang tunai sebesar Rp 500 ribu yang disimpan di sana raib. Lebih lanjut, ia juga menemukan pintu belakang rumah telah dirusak.
Saat Budin melihat pelaku hendak melarikan diri melalui pintu belakang yang telah dirusak, ia sontak berteriak ‘maling!’ Teriakan tersebut segera memancing perhatian warga sekitar. Tanpa menunggu lama, massa berhamburan datang dan berhasil mengepung serta menangkap JD. Emosi warga yang memuncak atas ulah pelaku sempat dilampiaskan dengan menghakimi JD sebelum akhirnya ia diamankan dan dibawa ke Polsek Tanara.
Dari tangan tersangka, pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai Rp 500 ribu hasil curian serta satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna hitam yang digunakan sebagai sarana aksi kejahatan. Hasil pemeriksaan lebih lanjut mengungkap fakta mengejutkan. Tersangka JD mengakui bukan kali ini saja melakukan pencurian. "Pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian rumah kosong sebanyak enam kali, yakni di Kecamatan Pontang, Tirtayasa, dan Kecamatan Tanara," pungkas Andi.
