Jakarta – Berbagai Organisasi Massa (Ormas) di Kabupaten Pati baru-baru ini menggelar doa bersama dan menyatakan komitmen kolektif. Mereka menyuarakan sikap tegas demi Pati yang damai, aman, kondusif, dan bermartabat. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, acara yang dihadiri berbagai ormas dengan kostum identitas masing-masing ini berlangsung di Alun-alun Pati, dimulai sekitar pukul 19.45 WIB.
Pembukaan doa bersama dan pernyataan sikap ini diawali sambutan oleh Ketua Panitia, Ahmad Sulaim Habibi. Dalam pidatonya, Habibi mengajak seluruh peserta untuk memanjatkan doa agar Pati senantiasa "adem, tenteram, damai, kondusif, dan bermartabat."

Acara dilanjutkan dengan momen pernyataan sikap bersama yang khidmat, di mana para peserta menyalakan lilin dan lampu ponsel mereka. Pernyataan sikap ini dipimpin langsung oleh Wakil Rois PCNU Kabupaten Pati, KH Abdul Majid. Majid menegaskan bahwa pernyataan ini disampaikan atas nama kepentingan masyarakat luas, demi terpeliharanya keamanan, ketertiban, persatuan, dan kehormatan Kabupaten Pati.
"Kami berkomitmen menjaga Kabupaten Pati tetap aman, damai, kondusif, dan bermartabat sebagai rumah bersama seluruh warga," ujar Majid dengan tegas. Lebih lanjut, pernyataan sikap tersebut juga mendukung penyampaian pendapat yang dijamin konstitusi, namun dengan tegas menolak segala bentuk penyampaian aspirasi yang provokatif, intimidatif, anarkis, tidak beretika, serta berpotensi memecah belah persatuan masyarakat.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menempatkan kepentingan persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di atas kepentingan kelompok maupun kepentingan sesaat," jelas Majid. Ia menambahkan bahwa perbedaan pendapat adalah bagian dari demokrasi, namun hendaknya tidak menjadi alasan untuk menghadirkan perpecahan atau kegaduhan. "Mari kita bersama menjaga ruang demokrasi tetap beradab," serunya. Masyarakat juga diajak untuk mengedepankan dialog, musyawarah, penghormatan terhadap hukum, serta menjaga adat, etika, dan budaya santun dalam penyampaian pendapat.
Majid juga mengimbau agar seluruh masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi atau isu-isu menyesatkan. Mereka juga menyatakan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum untuk bertindak secara profesional, adil, dan tegas dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta hak konstitusi seluruh warga. "Kami mengajak seluruh warga memusatkan energi dan pikiran untuk menjaga perdamaian serta membangun daerah sendiri, agar tidak mudah terpancing aksi di luar daerah yang berpotensi menimbulkan polarisasi," pungkasnya.
(gbr/gbr)
