Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Nyawa Penolong Melayang di Lebanon
Trending Indonesia

Nyawa Penolong Melayang di Lebanon

GunawatiBy Gunawati16-04-2026 - 21.45Tidak ada komentar2 Mins Read1 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Nyawa Penolong Melayang di Lebanon
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Militer Israel melancarkan serangkaian serangan udara yang secara tragis menargetkan kru darurat di Lebanon selatan, menyebabkan empat paramedis tewas dan melukai beberapa lainnya saat mereka dalam misi kemanusiaan. Menurut laporan yang dilansir CNN, Internationalmedia.co.id – News mengabarkan bahwa insiden memilukan ini terjadi di tengah eskalasi konflik di wilayah tersebut.

Kementerian Kesehatan Lebanon mengonfirmasi bahwa tim penyelamat diserang tiga kali berturut-turut di kota Mayfadoun, Lebanon selatan, pada Rabu (15/4). Laporan awal menyebutkan tiga paramedis tewas, namun Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) kemudian mengoreksi jumlah korban menjadi empat paramedis yang gugur. NNA menambahkan bahwa para kru tersebut sedang menjalankan misi bantuan pasca-serangan sebelumnya yang menargetkan kota tersebut. Mereka menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak saat berada di lokasi.

Nyawa Penolong Melayang di Lebanon
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Insiden ini terjadi di tengah rentetan pemboman Israel di Lebanon, menyusul penembakan proyektil oleh kelompok Hizbullah yang didukung Iran ke Israel pada 2 Maret. Konflik berkepanjangan ini telah menyebabkan kehancuran permukiman dan memaksa 1,2 juta orang mengungsi di Lebanon. Kementerian Kesehatan Lebanon pada Rabu (15/4) juga melaporkan bahwa setidaknya 2.196 orang telah tewas di Lebanon akibat serangan Israel, termasuk 172 anak-anak dan 93 petugas kesehatan. Dalam 24 jam terakhir saja, korban tewas di Lebanon mencapai setidaknya 29 orang.

Serangan terhadap tenaga medis ini memicu kecaman keras dari komunitas internasional. Kantor Hak Asasi Manusia PBB (OHCHR) mengutuk tindakan tersebut, mengingatkan bahwa tenaga medis harus dilindungi di bawah hukum internasional. OHCHR melalui platform X pada Kamis (16/4) menegaskan, "Menyerang warga sipil secara sengaja sama dengan kejahatan perang. Akuntabilitas sangat penting." Pernyataan ini menggarisbawahi urgensi perlindungan bagi mereka yang berada di garis depan kemanusiaan, terutama di zona konflik.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Trump Kejutkan Dunia Gencatan Senjata Israel Lebanon

16-04-2026 - 23.15

Jembatan Kunci Lebanon Runtuh Puluhan Ribu Terisolasi

16-04-2026 - 23.00

Remaja 14 Tahun Gemparkan Turki

16-04-2026 - 21.30

Penerbangan Eropa di Ambang Kekacauan

16-04-2026 - 21.15

Penembak Sekolah Turki Terinspirasi Sosok Kelam di WhatsApp

16-04-2026 - 21.00

Iran Bekuk Empat Agen Rahasia Israel

16-04-2026 - 18.45
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.