Internationalmedia.co.id – News – Mohammad Yasin, seorang guru honorer SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, yang sempat menghebohkan publik karena penampilannya yang menyerupai wanita saat mengajar di sekolah, kini telah diberhentikan dari tugasnya. Keputusan ini menyusul viralnya aksi Yasin di berbagai platform media sosial yang menarik perhatian luas.
Informasi mengenai pemberhentian Yasin dari SD Negeri 1 Ogotua ini telah dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulteng, Firmanza. Ia menjelaskan bahwa kewenangan penuh atas pemberhentian guru honorer berada di tangan Dinas Pendidikan Kabupaten Tolitoli. "Kami hanya menerima informasi bahwa guru tersebut sudah diberhentikan dari posisinya," ujar Firmanza kepada wartawan, seperti dilansir internationalmedia.co.id, Selasa (15/9/2026).

Pemberhentian Mohammad Yasin secara resmi tertuang dalam surat yang dikeluarkan oleh pihak SD Negeri 1 Ogotua. Surat bernomor 045.2/048/SDN1.OGOTUA/DISDIKBUD/IX/2026 tersebut bertanggal 12 September 2026. Dalam dokumen resmi tersebut, pihak sekolah menyatakan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi internal serta pertimbangan mendalam mengenai norma dan etika yang berlaku di lingkungan sekolah.
Lebih lanjut, surat tersebut juga menyebutkan bahwa langkah ini diambil demi menjaga kenyamanan dan kebaikan bersama seluruh elemen warga sekolah. Namun, menariknya, surat pemberhentian itu tidak secara spesifik merinci perilaku atau kejadian tertentu yang menjadi dasar utama dari evaluasi internal tersebut.
Sebelumnya, Yasin memang menjadi sorotan luas di berbagai platform media sosial lantaran seringkali tampil dengan riasan dan busana layaknya perempuan saat menjalankan tugasnya sebagai pengajar. Kondisi ini kemudian mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tolitoli untuk turun tangan dan melakukan peninjauan terkait fenomena guru tersebut hingga berujung pada keputusan pemberhentian.
