Moskow diguncang insiden mematikan pada Selasa dini hari, menewaskan dua anggota kepolisian Rusia. Internationalmedia.co.id – News melaporkan, peristiwa tragis ini terjadi saat para petugas berupaya menghentikan seorang individu yang gerak-geriknya mencurigakan. Dilansir dari AFP pada Rabu (24/12), Komite Investigasi Rusia mengonfirmasi kematian dua polisi tersebut.
Komite Investigasi Rusia menjelaskan, sebuah alat peledak tiba-tiba terpicu ketika para petugas mendekati tersangka yang berada di dekat kendaraan dinas mereka. Lokasi ledakan ini diketahui tidak jauh dari tempat tewasnya Letnan Jenderal Fanil Sarvarov, Kepala Departemen Pelatihan Staf Umum Rusia, yang juga menjadi korban alat peledak pada hari Senin sebelumnya. Jenderal Sarvarov tewas akibat perangkat eksplosif yang ditempatkan di bawah mobilnya yang sedang terparkir.

Penyelidikan mendalam sedang dilakukan oleh Komite Investigasi. Sebuah pernyataan melalui Telegram menyebutkan bahwa tim penyidik tengah memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan analisis forensik komprehensif, termasuk pemeriksaan medis dan bahan peledak. Gambar-gambar yang disiarkan televisi Rusia menunjukkan area tersebut telah dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Saksi mata di lokasi kejadian melaporkan bahwa ledakan terjadi sekitar pukul 01.30 dini hari waktu setempat pada Selasa (23/12).
Insiden ini menambah daftar panjang serangan yang menargetkan pejabat militer dan tokoh pro-Kremlin di Rusia maupun wilayah Ukraina yang diduduki, sejak Moskow melancarkan invasi ke Ukraina pada Februari 2022. Pihak Kyiv kerap dituding bertanggung jawab atas sejumlah serangan semacam itu, dan meskipun telah mengklaim beberapa di antaranya, mereka belum memberikan komentar resmi terkait insiden yang menewaskan Jenderal Sarvarov pada hari Senin maupun ledakan yang merenggut nyawa dua polisi ini.
