Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Marinir AS Dihukum Berat Kasus Kekerasan Seksual di Jepang
Trending Indonesia

Marinir AS Dihukum Berat Kasus Kekerasan Seksual di Jepang

GunawatiBy Gunawati25-06-2025 - 15.15Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Marinir AS Dihukum Berat Kasus Kekerasan Seksual di Jepang
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Tujuh tahun penjara. Itulah hukuman yang dijatuhkan pengadilan Jepang kepada seorang marinir Amerika Serikat atas kasus kekerasan seksual. Informasi ini didapat Internationalmedia.co.id dari berbagai sumber berita internasional. Jamel Clayton (22), yang membantah semua tuduhan, terbukti bersalah atas penyerangan seksual terhadap seorang wanita berusia 20-an di Okinawa tahun lalu.

Pengadilan Distrik Naha, Selasa (24/6) waktu setempat, menjatuhkan vonis tersebut atas dakwaan "menyebabkan cedera dengan mencoba melakukan hubungan seksual tanpa persetujuan". Ketua Hakim Kazuhiko Obata menyebut tindakan Clayton "sangat berbahaya, mengancam nyawa korban, dan sangat keji," seperti dilaporkan media Jiji Press. Jaksa sebelumnya menuntut hukuman 10 tahun penjara, lebih berat dari putusan hakim.

Marinir AS Dihukum Berat Kasus Kekerasan Seksual di Jepang
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pihak pembela Clayton berargumen kliennya tidak menggunakan kekerasan fisik, hanya "memeluk korban lalu pergi," menurut laporan Yomiuri Shimbun. Mereka pun mempertimbangkan langkah hukum selanjutnya dengan mengajukan banding.

Ketegangan antara warga Okinawa dan personel militer AS memang sudah lama berlangsung. Sepanjang tahun lalu, tercatat 80 personel militer AS dan pihak terkait didakwa atas berbagai kejahatan di pulau tersebut. Angka ini termasuk delapan kasus serius, seperti perampokan dan kekerasan seksual, menurut data kepolisian yang dikutip AFP. Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi dalam tiga dekade terakhir. Kasus pemerkosaan anak perempuan berusia 12 tahun oleh tiga tentara AS pada 1995 bahkan memicu tuntutan revisi pakta tahun 1960 yang mengizinkan penempatan pasukan AS di Jepang. Kasus Clayton ini kembali menguak permasalahan pelik hubungan antara militer AS dan masyarakat Okinawa.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Peringatan Mengejutkan Trump Iran Dalam Bahaya

10-01-2026 - 23.00

Trump Bikin Dunia Bergetar Iran Korut Meksiko Greenland

10-01-2026 - 21.15

Iran Bergejolak Militer Turun Tangan

10-01-2026 - 21.00

Efek Penangkapan Maduro Puluhan Warga Nikaragua Ditahan

10-01-2026 - 18.45

Negeri Es Ini Tak Sudi Jadi Bagian Amerika Serikat

10-01-2026 - 18.00

Pyongyang Murka Drone Mata Mata Terungkap

10-01-2026 - 16.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.