Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Kota Palestina Terkurung: Kisah Pilu di Balik Pagar Besi
Trending Indonesia

Kota Palestina Terkurung: Kisah Pilu di Balik Pagar Besi

GunawatiBy Gunawati04-07-2025 - 15.00Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Kota Palestina Terkurung:  Kisah Pilu di Balik Pagar Besi
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Pagar besi setinggi lima meter kini mengelilingi kota Sinjil di Tepi Barat. Internationalmedia.co.id melaporkan, pembangunan pagar tersebut oleh Israel telah mengubah kota tersebut menjadi seperti penjara besar, menurut kesaksian warga. Akses masuk dan keluar kota dibatasi hanya melalui satu gerbang yang diawasi ketat oleh tentara Israel.

Mousa Shabaneh, seorang warga Sinjil, menggambarkan situasi tersebut dengan pilu. Ia kehilangan mata pencahariannya setelah pagar besi membatasi akses ke kebun pembibitan miliknya. Pohon-pohon yang selama ini menjadi sumber pendapatannya kini hancur. Kisah serupa dialami banyak warga Sinjil lainnya.

Kota Palestina Terkurung:  Kisah Pilu di Balik Pagar Besi
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pembangunan tembok pembatas dan pos pemeriksaan oleh Israel memang sudah menjadi pemandangan biasa di Tepi Barat. Namun, peningkatan drastis pembangunan pembatas sejak perang di Jalur Gaza membuat kota-kota dan desa-desa Palestina semakin terisolasi. Pagar di Sinjil menjadi contoh nyata dampaknya terhadap kehidupan warga.

Militer Israel berdalih pembangunan pagar tersebut bertujuan melindungi jalan raya Ramallah-Nablus dari aksi pelemparan batu dan gangguan keamanan. Mereka mengklaim masih memungkinkan "akses bebas" ke kota karena satu gerbang masih dibuka. Namun, warga Sinjil membantah klaim tersebut. Mereka harus menempuh jalur yang berliku dan sempit untuk mencapai satu-satunya titik akses yang diizinkan.

Bahaa Foqaa, Wakil Wali Kota Sinjil, menilai kebijakan ini sebagai bentuk intimidasi dan upaya menghancurkan kehidupan warga Palestina. Pembatasan akses telah memutus mata pencaharian banyak penduduk yang sebelumnya beraktivitas di sekitar kota. Kisah Sinjil menjadi gambaran nyata penderitaan warga Palestina di bawah pendudukan Israel.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Misteri Epstein Terbongkar Konflik Global Memanas

10-02-2026 - 18.30

Dunia Hancur Utusan Trump Beri Jawaban Tak Terduga

10-02-2026 - 18.15

Agenda Mendesak Netanyahu di Washington

10-02-2026 - 18.00

Iran Siap Encerkan Uranium Ini Syaratnya

10-02-2026 - 16.45

Hanya Dia Tahu Kunci Skandal Epstein

10-02-2026 - 16.30

Trump Guncang Rencana Israel di Tepi Barat

10-02-2026 - 16.15
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.