Internationalmedia.co.id Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) dan China melakukan komunikasi intensif melalui sambungan telepon, menandakan upaya kedua negara untuk meredakan ketegangan menjelang pertemuan penting antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping.
Pembicaraan antara Menlu AS dan Menlu China ini berlangsung pada Senin (27/10), di mana Menlu China menekankan pentingnya interaksi antara kedua pemimpin sebagai aset strategis dalam hubungan bilateral. Ia berharap kedua negara dapat bekerja sama mempersiapkan pertemuan tingkat tinggi dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi pengembangan hubungan bilateral yang lebih baik.

Departemen Luar Negeri AS juga mengkonfirmasi adanya pembicaraan tersebut, menyatakan bahwa para diplomat tinggi membahas pentingnya hubungan AS-China dan pertemuan yang akan datang antara Trump dan Xi. Pertemuan ini dijadwalkan berlangsung di Korea Selatan, di sela-sela pertemuan puncak Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik.
Menlu China menyampaikan kepada Menlu AS bahwa interaksi jangka panjang dan rasa saling menghormati antara Presiden Xi Jinping dan Presiden Trump merupakan aset strategis yang berharga dalam hubungan kedua negara. Ia juga menyinggung kemunduran dalam hubungan perdagangan, namun menekankan bahwa kedua belah pihak telah memperjelas posisi masing-masing, meningkatkan pemahaman, dan mencapai konsensus kerangka kerja untuk menyelesaikan masalah ekonomi melalui negosiasi.
Sementara itu, Menlu AS menyatakan bahwa hubungan AS-China adalah hubungan bilateral terpenting di dunia, dan berharap kedua negara dapat mengirimkan sinyal positif kepada dunia melalui interaksi tingkat tinggi. Sebelumnya, delegasi dari Tiongkok dan AS telah mengadakan perundingan dagang selama dua hari di Malaysia. Informasi ini dikutip dari internationalmedia.co.id.
