Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Kabur Massal Turis dari Kashmir Setelah Pembantaian!
Trending Indonesia

Kabur Massal Turis dari Kashmir Setelah Pembantaian!

GunawatiBy Gunawati24-04-2025 - 09.30Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Kabur Massal Turis dari Kashmir Setelah Pembantaian!
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id melaporkan gelombang kepanikan melanda Kashmir setelah insiden berdarah yang menewaskan 26 orang. Pahalgam, yang dikenal sebagai "Little Switzerland"-nya India, mendadak sepi ditinggalkan para turis. Insiden mematikan ini memicu eksodus massal wisatawan, terutama setelah serangan bersenjata yang terjadi pada Selasa (22/4).

Sehari setelah tragedi tersebut, Kepala Menteri Jammu dan Kashmir, Omar Abdullah, mengkonfirmasi adanya "eksodus besar-besaran para wisatawan". Hotel-hotel di kawasan itu dibanjiri pembatalan reservasi. Bus dan taksi penuh sesak dengan turis yang berebut pulang. Suasana yang biasanya tenang kini diwarnai dengan helikopter militer yang berseliweran memburu pelaku. Bercak darah masih terlihat di lokasi kejadian, yang kini dijaga ketat oleh pasukan keamanan.

Kabur Massal Turis dari Kashmir Setelah Pembantaian!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Abdul Salam, manajer Hotel Mount View di Pahalgam, menceritakan betapa drastisnya dampak insiden ini. Hotelnya yang sebelumnya penuh hingga berbulan-bulan ke depan, kini dibanjiri pembatalan. "Tragedi ini akan melumpuhkan bisnis di Kashmir," ujarnya, sembari menambahkan upaya mereka untuk meyakinkan calon tamu agar tetap datang.

Seorang turis asal Mumbai, Paras Sawla, menggambarkan suasana panik yang menyelimuti para wisatawan. Ia mengaku berusaha sekuat tenaga mendapatkan tiket penerbangan pulang. Namun, di balik kepanikan itu, Sawla memuji keramahan penduduk Kashmir yang tetap membantu para turis untuk meninggalkan wilayah tersebut. "Kami tidak takut dengan masyarakat di sini. Mereka sangat suportif," katanya.

Pemerintah India pun turun tangan. Direktur Jenderal Penerbangan Sipil India, Faiz Ahmed Kidwai, telah meminta maskapai penerbangan untuk menambah jumlah penerbangan guna memfasilitasi evakuasi para turis. Insiden ini menjadi pukulan telak bagi pariwisata Kashmir, yang baru saja menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah periode konflik berkepanjangan. Jumlah kunjungan wisatawan domestik mencapai 3,5 juta pada tahun 2024, namun serangan ini mengancam upaya untuk membangun kembali citra keamanan dan kedamaian di wilayah tersebut.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Tragedi Suriah Trump Siap Balas Dendam

14-12-2025 - 12.00

Horor di Kampus Ivy League Trump Angkat Bicara

14-12-2025 - 10.15

Mahasiswi Brown Ungkap Detik Detik Mencekam

14-12-2025 - 10.00

Kampus Brown Berdarah Pelaku Masih Buron

14-12-2025 - 07.30

Suriah Berdarah Prajurit AS Tewas Ditembak ISIS

14-12-2025 - 07.15

Malam Mencekam Kampus Brown

14-12-2025 - 07.00
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.