Internationalmedia.co.id melaporkan desakan keras dari pemerintah Jerman kepada Israel untuk segera memperbaiki kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza. Situasi di Gaza, yang dilanda perang sejak Oktober 2023, telah memicu keprihatinan mendalam di Berlin. Perwakilan pemerintah Jerman untuk HAM dan bantuan kemanusiaan, Lars Castellucci, anggota parlemen dari partai Sosial Demokrat, menyatakan hal tersebut menjelang kunjungannya ke Israel dan wilayah Palestina.
Castellucci dengan tegas mendesak pemerintah Israel untuk mengambil tindakan komprehensif, berkelanjutan, dan sesuai hukum internasional untuk memperbaiki krisis kemanusiaan. Ia mengutuk penderitaan tak terkira yang dialami warga sipil Gaza, khususnya anak-anak, yang menjadi korban konflik tanpa bersalah. Bantuan kemanusiaan Jerman, menurut Castellucci, telah ditingkatkan secara signifikan, namun tetap sia-sia selama akses ke warga yang membutuhkan masih terhambat.

Meskipun Jerman selama ini dikenal sebagai pendukung kuat Israel, nada pernyataan pemerintah Jerman belakangan ini semakin tajam seiring memburuknya situasi kemanusiaan di Gaza. PBB sendiri telah menetapkan status bencana kelaparan di Gaza, dengan lebih dari 500.000 orang menghadapi kondisi kritis. Data Kementerian Kesehatan Gaza, yang dikonfirmasi kredibel oleh PBB, mencatat angka korban tewas warga Palestina mencapai 63.459 jiwa, sebagian besar warga sipil.
Castellucci menegaskan kembali komitmen Jerman terhadap keamanan Israel dan menyerukan pembebasan segera para sandera yang ditahan Hamas. Namun, ia juga menekankan pentingnya gencatan senjata dan solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik. Desakan ini menjadi sorotan, mengingat dukungan luas yang selama ini diberikan Jerman kepada Israel. Pernyataan Castellucci menunjukkan adanya pergeseran sikap, mengingat urgensi situasi kemanusiaan di Gaza yang semakin memprihatinkan.

