Internationalmedia.co.id – Pesawat yang membawa Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat, Pete Hegseth, mengalami insiden menegangkan dan terpaksa melakukan pendaratan darurat di Inggris pada Rabu (15/10) lalu. Retakan misterius pada kaca jendela kokpit menjadi penyebab utama perubahan mendadak rencana perjalanan sang Menhan.
Kejadian ini berlangsung saat Hegseth dalam perjalanan pulang ke Amerika Serikat usai menghadiri pertemuan penting para Menhan negara-negara NATO di Brussels, Belgia. Pesawat yang ditumpanginya mendarat darurat di sebuah bandara di Inggris.

Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, memastikan bahwa seluruh penumpang pesawat, termasuk Menhan Hegseth, selamat dan tidak mengalami luka apapun. "Pesawat mendarat sesuai prosedur standar dan semua orang di dalamnya, termasuk Menteri Hegseth, dalam kondisi selamat," ujarnya melalui media sosial X. Hegseth pun menimpali dengan pesan singkat, "Semuanya baik-baik saja. Syukurlah. Lanjutkan misi!"
Dalam pertemuan NATO sebelumnya, Hegseth menyerukan kepada negara-negara anggota untuk meningkatkan bantuan militer mereka kepada Ukraina yang masih berjuang melawan invasi Rusia.
Insiden ini menambah daftar panjang masalah teknis yang dialami pesawat militer AS yang membawa pejabat tinggi negara. Sebelumnya, pesawat Angkatan Udara AS yang membawa Menteri Luar Negeri Marco Rubio ke Munich, Jerman, juga terpaksa kembali ke Washington karena masalah mesin.
