Internationalmedia.co.id – Israel telah mendeportasi 137 aktivis dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Italia, Inggris, Swiss, dan Yordania, yang sebelumnya ditahan terkait armada bantuan untuk Gaza, Global Sumud Flotilla. Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan di platform X bahwa deportasi ini merupakan upaya untuk mempercepat pemulangan seluruh aktivis yang disebut sebagai "provokator armada Hamas-Sumud" ke Turki.
Sebelumnya, pada hari Jumat, Israel telah mendeportasi empat aktivis Italia sebagai gelombang pertama dari ratusan orang yang ditahan. Armada Global Sumud, yang berlayar bulan lalu dengan membawa politisi, aktivis, dan juru kampanye seperti Greta Thunberg, bertujuan untuk memberikan bantuan ke Gaza, di mana PBB melaporkan adanya kelaparan.

Angkatan Laut Israel mulai mencegat kapal-kapal tersebut pada hari Rabu. Seorang pejabat Israel menyatakan bahwa kapal-kapal yang membawa lebih dari 400 orang telah dicegah untuk mencapai wilayah Palestina. Tindakan ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak yang mengecam Israel karena menghalangi bantuan kemanusiaan.
