Internationalmedia.co.id melaporkan, dampak gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 8,8 yang mengguncang Semenanjung Kamchatka, Rusia, masih terus berlanjut. Gunung Klyuchevskaya Sopka, gunung berapi aktif tertinggi di Eurasia, dilaporkan meletus menyusul guncangan hebat tersebut. Kejadian ini menambah keprihatinan di tengah dampak gempa yang telah memicu tsunami dan kerusakan di beberapa wilayah.
Gunung Klyuchevskaya Sopka, dengan ketinggian menjulang mencapai 4.750 meter, merupakan salah satu gunung berapi aktif tertinggi di dunia. Sejarah mencatat, gunung ini menyimpan potensi bahaya yang signifikan. Pada September 2022, delapan pendaki dilaporkan tewas dalam sebuah tragedi di lereng gunung tersebut. Kondisi alam di sekitar gunung yang ekstrem, dengan angin kencang, suhu dingin menusuk, dan salju tebal di ketinggian, semakin meningkatkan risiko.

Gempa bumi dahsyat tersebut juga memicu peringatan tsunami di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat, Jepang, Filipina, dan Indonesia. Di Severo-Kurilsk, sebuah kota di Rusia yang dihuni sekitar 2.000 jiwa, tsunami telah menerjang dan menyebabkan kerusakan. Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa akibat gempa dan tsunami. Pemerintah Rusia melaporkan telah melakukan evakuasi warga Severo-Kurilsk segera setelah gempa terjadi. Peringatan tsunami di Semenanjung Kamchatka sendiri kini telah dicabut oleh pihak berwenang.

