Internationalmedia.co.id melaporkan, situasi di Timur Tengah semakin memanas. Perang antara Israel dan Iran yang telah berlangsung selama enam hari memaksa Amerika Serikat untuk mengambil langkah drastis. Duta Besar AS untuk Israel mengumumkan rencana evakuasi warga negara Amerika melalui jalur udara dan laut. Informasi ini disampaikan melalui akun X milik Duta Besar Mike Huckabee yang menyatakan kedutaan sedang mempersiapkan penerbangan dan keberangkatan kapal pesiar untuk warga Amerika yang ingin meninggalkan Israel.
Langkah serupa juga diambil oleh Inggris. Kementerian Luar Negeri Inggris mengumumkan penarikan sementara keluarga staf diplomatik yang bertugas di kedutaan Tel Aviv dan konsulat Yerusalem. Penarikan ini disebut sebagai tindakan pencegahan mengingat eskalasi konflik antara Iran dan Israel. Meskipun keluarga diplomat ditarik, staf kedutaan tetap bertugas di lokasi.

Di tengah situasi yang genting ini, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan kemungkinan AS ikut campur dalam konflik. Trump mengungkapkan bahwa kesabarannya terhadap Iran telah habis dan ia mendesak Iran untuk menyerah tanpa syarat. Namun, ia masih belum memutuskan secara pasti apakah akan melancarkan serangan udara AS terhadap Iran. Pernyataan Trump ini menambah ketidakpastian situasi di kawasan tersebut.
