Internationalmedia.co.id – News – Sebuah insiden tragis mengguncang sebuah kafe di kawasan Jakarta Pusat pada Rabu (5/8) malam, ketika seorang warga negara asing (WNA) asal Kamerun, Yonkeu Ferdinand (52), tewas setelah terlibat perkelahian dengan WN Nigeria, Chinedu Chinotuoka (46). Peristiwa mematikan ini diduga kuat dipicu oleh masalah utang piutang yang tak kunjung terselesaikan.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, membenarkan kejadian ini dan menyatakan bahwa kasus tersebut kini ditangani oleh Polsek Sawah Besar. "Yang tangani Polsek Sawah Besar ya," ujar Iptu Erlyn pada Senin (10/8/2026), menegaskan bahwa pihak kepolisian tengah mendalami dan merampungkan berkas perkara dengan melengkapi bukti-bukti yang ada.

Insiden mematikan tersebut terjadi di Jalan Krekot 1, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, sekitar pukul 21.30 WIB. Momen menegangkan perkelahian itu terekam jelas oleh kamera CCTV di lokasi kejadian, memperlihatkan beberapa orang lain berada di dalam kafe saat keributan pecah. Setelah baku hantam, korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.
Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar, Iptu M Asaugi, mengungkapkan bahwa pemicu utama keributan berdarah ini adalah masalah utang piutang. Dijelaskan, pada bulan Maret, Yonkeu Ferdinand meminjam sejumlah uang kepada Chinedu Chinotuoka. Pinjaman tersebut digunakan untuk keperluan usaha bumbu khas Kamerun milik korban, dengan janji pengembalian dalam kurun waktu satu bulan.
Namun, hingga tanggal 5 Agustus, uang pinjaman tersebut tak kunjung dilunasi oleh Ferdinand. Situasi ini memicu perselisihan sengit antara keduanya. Pada malam kejadian, Chinotuoka mendatangi Ferdinand untuk menagih janji, yang kemudian berujung pada perkelahian fatal. "Permasalahan utang piutang tersebut kemudian memicu perselisihan antara korban dan tersangka hingga terjadi perkelahian," terang Iptu Asaugi, menjelaskan kronologi yang berujung pada kematian Ferdinand.
