Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home » Diplomat Diusir Israel Tak Tinggal Diam
Trending Indonesia

Diplomat Diusir Israel Tak Tinggal Diam

GunawatiBy Gunawati01-02-2026 - 07.00Tidak ada komentar3 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Diplomat Diusir Israel Tak Tinggal Diam
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Ketegangan diplomatik antara Afrika Selatan dan Israel mencapai titik didih, ditandai dengan aksi saling usir diplomat senior dari kedua belah pihak. Langkah drastis ini semakin memperkeruh hubungan bilateral yang sudah rapuh. Pada Minggu (1/2/2026), Internationalmedia.co.id – News melaporkan perkembangan terbaru dari krisis ini, di mana kedua negara menanggapi tindakan satu sama lain dengan pembalasan setimpal.

Awal mula eskalasi terjadi ketika otoritas Afrika Selatan mengumumkan pengusiran Wakil Duta Besar Israel, Ariel Seidman, dari wilayahnya. Seidman, yang merupakan diplomat Israel paling senior di Pretoria setelah penarikan Duta Besar pada tahun 2023, dinyatakan sebagai persona non grata pada Jumat (30/1) waktu setempat dan diberi waktu 72 jam untuk meninggalkan negara tersebut.

Diplomat Diusir Israel Tak Tinggal Diam
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Departemen Hubungan Internasional dan Kerja Sama Afrika Selatan (DIRCO) menuding Seidman melakukan serangkaian "pelanggaran norma diplomatik yang tidak dapat ditoleransi" yang secara langsung menantang kedaulatan Afrika Selatan. Pelanggaran tersebut mencakup "serangan yang menghina" terhadap Presiden Cyril Ramaphosa melalui unggahan di media sosial, meskipun detail mengenai isi unggahan tersebut tidak dirinci. Selain itu, Seidman juga dituduh melanggar protokol diplomatik dengan "kelalaian yang disengaja" untuk memberitahu DIRCO mengenai dugaan kunjungan seorang pejabat tinggi Israel ke Afrika Selatan.

"Tindakan semacam itu merupakan penyalahgunaan hak istimewa diplomatik yang serius dan pelanggaran mendasar terhadap Konvensi Wina," tegas DIRCO dalam pernyataannya. "Tindakan tersebut secara sistematis telah merusak kepercayaan dan protokol yang esensial untuk hubungan bilateral." Pretoria mendesak pemerintah Israel untuk memastikan perilaku diplomatik mereka di masa depan mencerminkan rasa hormat terhadap Republik Afrika Selatan dan prinsip-prinsip keterlibatan internasional yang telah ditetapkan.

Pengusiran ini terjadi di tengah hubungan diplomatik yang sangat tegang, terutama setelah Afrika Selatan – yang merupakan pendukung lama Palestina – mengajukan gugatan terhadap Israel di Mahkamah Internasional (ICJ), menuduh Tel Aviv melakukan genosida terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Israel dengan tegas membantah tuduhan tersebut, balik menuduh Afrika Selatan bertindak sebagai "lengan hukum" kelompok Hamas.

Israel Balas dengan Tindakan Serupa

Tidak butuh waktu lama, Israel membalas dengan tindakan serupa. Kementerian Luar Negeri Israel mengumumkan pengusiran diplomat senior Afrika Selatan, Shaun Edward Byneveldt, dari wilayahnya. Pengumuman ini disampaikan hanya berselang beberapa jam setelah Pretoria mengumumkan pengusiran Ariel Seidman.

Byneveldt, yang berdasarkan informasi dari situs resmi pemerintah Afrika Selatan menjabat sebagai Duta Besar Afrika Selatan untuk Negara Palestina dan berkantor di Ramallah, Tepi Barat, juga dinyatakan sebagai persona non grata. Ia diberikan waktu 72 jam untuk segera meninggalkan Israel. "Langkah-langkah tambahan akan dipertimbangkan pada waktunya," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Israel yang dibagikan melalui media sosial.

Aksi saling usir diplomat ini menandai babak baru dalam krisis diplomatik antara kedua negara, memperlihatkan betapa rapuhnya hubungan bilateral mereka di tengah konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Rahasia Andrew Terkuak Istana Siap Buka Pintu

10-02-2026 - 18.45

Misteri Epstein Terbongkar Konflik Global Memanas

10-02-2026 - 18.30

Dunia Hancur Utusan Trump Beri Jawaban Tak Terduga

10-02-2026 - 18.15

Agenda Mendesak Netanyahu di Washington

10-02-2026 - 18.00

Iran Siap Encerkan Uranium Ini Syaratnya

10-02-2026 - 16.45

Hanya Dia Tahu Kunci Skandal Epstein

10-02-2026 - 16.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.