Petinju Meksiko, Julio Cesar Chavez Jr, berada dalam masalah serius. Internationalmedia.co.id melaporkan bahwa mantan juara dunia tinju ini ditangkap oleh petugas imigrasi Amerika Serikat dan terancam dideportasi. Informasi ini didapat dari laporan AFP pada Jumat (4/7/2025).
Chavez, putra dari legenda tinju Meksiko Julio Cesar Chavez, ditahan di Los Angeles pada Rabu lalu. Penangkapan ini terjadi karena pihak berwenang menemukan ia berada di AS secara ilegal. Lebih mengejutkan lagi, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS menyatakan Chavez memiliki surat perintah penangkapan di Meksiko terkait keterlibatan dalam kejahatan terorganisir dan memberikan pernyataan palsu dalam permohonan status penduduk tetapnya.

Keterkaitan Chavez dengan kartel Sinaloa, salah satu kelompok penyelundup narkoba yang ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh AS, semakin memperumit situasinya. Meskipun awalnya masuk AS secara legal dengan visa turis pada 2023, permohonan status penduduk tetapnya yang diajukan April 2024 berdasarkan pernikahan dengan warga negara AS justru menjadi bumerang. Pihak berwenang menduga pernikahan tersebut terkait dengan kartel Sinaloa melalui hubungan sebelumnya dengan putra dari almarhum Joaquin ‘El Chapo’ Guzman.
Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS menilai Chavez sebagai "ancaman keamanan publik yang mengerikan," sehingga kasus ini diserahkan ke ICE untuk proses deportasi. Nasib sang petinju kini berada di ujung tanduk.
