Internationalmedia.co.id – Menteri Pertahanan Belgia, Theo Francken, baru-baru ini melontarkan pernyataan keras yang ditujukan langsung kepada Rusia. Ancaman yang cukup eksplosif ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.
Dalam wawancaranya dengan harian lokal De Morgen, Francken tanpa ragu menyatakan bahwa agresi Rusia terhadap Brussels, khususnya serangan rudal, akan berujung pada konsekuensi yang sangat berat. "Jika Putin meluncurkan rudal ke Brussels, kami akan menghapus Moskow dari peta," ujarnya, menegaskan komitmen kuat NATO terhadap pertahanan kolektif.

Francken juga menepis keraguan tentang komitmen AS terhadap NATO di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump. Ia meyakinkan bahwa Amerika Serikat akan terus memberikan dukungan penuh kepada sekutu-sekutunya di NATO.
Meski demikian, Francken mengingatkan agar tidak meremehkan kekuatan militer Rusia. Menurutnya, Rusia telah meningkatkan kemampuan militernya secara signifikan, dengan produksi amunisi yang jauh melampaui gabungan seluruh negara NATO. Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi Rusia dalam konflik di Ukraina, di mana Ukraina didukung oleh pasokan senjata, amunisi, dan dana dari negara-negara Barat.
Lebih lanjut, Francken menyoroti potensi kerjasama Rusia-China sebagai tantangan bagi Barat. Ia menuding China memanfaatkan perang di Ukraina untuk melemahkan Barat, dengan membeli bahan baku Rusia dalam jumlah besar dan memasok senjata.
Menanggapi kemungkinan serangan Rusia terhadap negara-negara Baltik, Francken menilai hal itu kecil kemungkinannya karena negara-negara tersebut merupakan anggota NATO. Ia juga menyinggung tentang kehadiran 600 jet tempur siluman F-35 di Eropa, yang menurutnya menjadi momok bagi Rusia karena kemampuan silumannya.
