Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Tragedi Selandia Baru: Longsor Dahsyat Telan Korban, Anak-Anak Hilang! Wellington – Bencana longsor melanda sebuah area perkemahan di kaki Gunung Maunganui, Selandia Baru, setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut. Tim penyelamat berpacu dengan waktu mencari korban yang tertimbun lumpur. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Seperti dilansir AFP dan Reuters, Kamis (22/1/2026), longsor ini menghancurkan fasilitas kamar mandi di lokasi perkemahan. Petugas penyelamat melaporkan mendengar suara-suara dari bawah reruntuhan, memicu harapan adanya korban selamat. Asisten Komisioner Polisi setempat, Tim Anderson, menyatakan bahwa operasi penyelamatan terus dilakukan meskipun kondisi tanah masih labil. Jumlah korban hilang diperkirakan mencapai satu digit. Longsor terjadi sekitar pukul…

Read More

Trump Beri Waktu Hamas: Patuhi Atau Hancur! Ancaman ini muncul di tengah sorotan terhadap implementasi gencatan senjata Gaza yang telah disepakati sejak Oktober tahun lalu. Trump mengklaim bahwa Hamas telah setuju untuk melucuti senjata sebagai bagian dari kesepakatan tersebut. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id "Kita memiliki perdamaian di Timur Tengah," ujar Trump dalam pidatonya, sebelum menyinggung soal Hamas. "Ada beberapa situasi kecil seperti Hamas, dan Hamas telah setuju untuk menyerahkan senjata mereka." Meskipun Hamas secara terbuka menolak untuk melucuti senjata, Trump bersikeras bahwa kelompok tersebut akan melakukannya dalam beberapa hari atau minggu mendatang. "Itulah yang telah mereka setujui, mereka akan melakukannya.…

Read More

Internationalmedia.co.id – News, Pemerintah Iran akhirnya mengumumkan angka resmi korban tewas dalam demonstrasi besar yang melanda negara itu beberapa waktu lalu. Teheran mengklaim 3.117 orang tewas selama aksi protes yang berlangsung selama beberapa minggu. Namun, pengumuman ini langsung menuai kecaman dari aktivis HAM. Mereka meyakini jumlah korban tewas yang sebenarnya jauh lebih tinggi, mengingat tindakan represif yang dilakukan pasukan keamanan Iran terhadap para demonstran. Aksi unjuk rasa yang awalnya dipicu oleh masalah ekonomi, berkembang menjadi protes luas terhadap kepemimpinan ulama yang berkuasa sejak revolusi 1979. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Menurut pernyataan yayasan veteran dan martir Iran yang dikutip televisi pemerintah,…

Read More

Internationalmedia.co.id – Pemerintah Iran akhirnya merilis angka resmi terkait jumlah korban jiwa dalam demonstrasi besar-besaran yang mengguncang negara itu beberapa waktu lalu. Teheran mengklaim bahwa 3.117 orang tewas selama aksi protes yang berlangsung selama beberapa minggu. Namun, klaim ini langsung dibantah oleh aktivis hak asasi manusia (HAM) yang meyakini jumlah korban tewas jauh lebih tinggi akibat tindakan represif aparat keamanan Iran terhadap para demonstran. Gelombang protes yang awalnya dipicu oleh masalah ekonomi, kemudian berkembang menjadi aksi penentangan terhadap kepemimpinan ulama yang telah berkuasa sejak revolusi 1979. Aksi demonstrasi di berbagai kota di Iran diwarnai dengan kerusuhan dan kekerasan. Gambar Istimewa…

Read More

Internationalmedia.co.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan ancaman keras kepada kelompok Hamas. Dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, Trump menyatakan bahwa Hamas akan menghadapi kehancuran total jika menolak untuk melucuti persenjataan mereka. Trump mengklaim bahwa Hamas telah menyetujui untuk menyerahkan senjata sebagai bagian dari ketentuan gencatan senjata Gaza yang mulai berlaku sejak Oktober tahun lalu. Namun, kelompok tersebut secara terbuka menolak untuk melucuti senjata para pejuangnya di Jalur Gaza. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id "Mereka lahir dengan senjata di tangan mereka, jadi itu tidak mudah dilakukan," ujar Trump, seperti dilansir Al Arabiya dan The Times of…

Read More