Trump Beri Waktu Hamas: Patuhi Atau Hancur!
Ancaman ini muncul di tengah sorotan terhadap implementasi gencatan senjata Gaza yang telah disepakati sejak Oktober tahun lalu. Trump mengklaim bahwa Hamas telah setuju untuk melucuti senjata sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.

"Kita memiliki perdamaian di Timur Tengah," ujar Trump dalam pidatonya, sebelum menyinggung soal Hamas. "Ada beberapa situasi kecil seperti Hamas, dan Hamas telah setuju untuk menyerahkan senjata mereka."
Meskipun Hamas secara terbuka menolak untuk melucuti senjata, Trump bersikeras bahwa kelompok tersebut akan melakukannya dalam beberapa hari atau minggu mendatang. "Itulah yang telah mereka setujui, mereka akan melakukannya. Dan kita akan mengetahuinya dalam dua-tiga hari ke depan, tentu saja tiga minggu ke depan, apakah mereka akan melakukannya atau tidak," tegasnya.
Trump memperingatkan dengan nada keras, "Jika mereka tidak melakukannya, mereka akan dihancurkan dengan sangat cepat."
Gencatan senjata Gaza sendiri memiliki beberapa fase, termasuk penghentian pertempuran, penarikan sebagian pasukan Israel, pertukaran sandera, dan bantuan kemanusiaan. Fase kedua mencakup penarikan penuh pasukan Israel, pelucutan senjata Hamas, pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), dan pembentukan komite Palestina untuk memerintah Gaza pasca-perang.
Meskipun Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, telah mengumumkan dimulainya fase kedua, serangan-serangan Israel di Jalur Gaza masih terus terjadi. Tel Aviv dan Hamas saling menuduh melanggar ketentuan gencatan senjata.
Trump juga membahas soal ISF, mengklaim bahwa banyak negara tertarik untuk berpartisipasi dalam "menyingkirkan Hamas" di Jalur Gaza. "Mereka ingin melakukan apa pun yang mereka bisa," katanya.
