Internationalmedia.co.id melaporkan sebuah pengakuan mengejutkan dari Korea Utara (Korut). Untuk pertama kalinya, Korut secara terbuka mengakui telah mengirimkan pasukan untuk membantu Rusia dalam perang melawan Ukraina. Pengakuan ini disampaikan melalui kantor berita KCNA pada Senin (28/4/2025), yang menyatakan bahwa pasukan Korut membantu Moskow merebut kembali wilayah di perbatasan Kursk yang sebelumnya dikuasai Kyiv. Menurut KCNA, pengiriman pasukan tersebut merupakan perintah langsung dari pemimpin Korut, Kim Jong Un, sebagai bagian dari perjanjian pertahanan bersama dengan Presiden Rusia Vladimir Putin yang disepakati tahun lalu. Komisi Militer Korut menyatakan, "Atas perintah kepala negara, sub-unit angkatan bersenjata Republik Korut menganggap wilayah Rusia sebagai wilayah…
Penulis: Gunawati
Internationalmedia.co.id memberitakan keputusan mengejutkan Presiden Rusia Vladimir Putin yang mengumumkan gencatan senjata selama 3 hari, mulai 8 hingga 10 Mei mendatang. Keputusan ini bertepatan dengan peringatan kemenangan Perang Dunia II di Moskow. Namun, respons Ukraina justru menuntut gencatan senjata yang jauh lebih lama, yakni selama 30 hari. Menteri Luar Negeri Ukraina, Andriy Sybiga, melalui akun X-nya mempertanyakan alasan Rusia menunggu hingga 8 Mei untuk memulai gencatan senjata. Menurutnya, jika Rusia sungguh-sungguh menginginkan perdamaian, penghentian tembakan seharusnya dilakukan segera. Sybiga menuliskan keheranannya, "Jika Rusia benar-benar menginginkan perdamaian, mereka harus segera menghentikan tembakan. Mengapa harus menunggu hingga 8 Mei?" Gambar Istimewa :…
Berita mengejutkan datang dari Lebanon. Internationalmedia.co.id melaporkan bahwa militer Israel mengaku telah melancarkan serangan terhadap lebih dari 50 target yang disebut sebagai "teroris" di seluruh wilayah Lebanon sejak bulan lalu. Hal ini terjadi meskipun gencatan senjata telah disepakati pada November 2024 lalu untuk mengakhiri konflik antara Israel dan kelompok militan Hizbullah. Serangan terbaru yang terjadi di Beirut selatan, merupakan yang ketiga kalinya sejak gencatan senjata diberlakukan. Presiden Lebanon, Joseph Aoun, bahkan sampai meminta bantuan Prancis dan Amerika Serikat untuk menghentikan aksi militer Israel tersebut. Dalam pernyataan resminya, militer Israel menyatakan serangan-serangan itu sebagai balasan atas pelanggaran gencatan senjata dan ancaman…
Internationalmedia.co.id melaporkan, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, mendesak rekannya dari Rusia, Sergei Lavrov, untuk mengakhiri konflik di Ukraina yang disebutnya sebagai perang tak masuk akal. Pernyataan ini disampaikan menyusul percakapan telepon antara kedua diplomat tersebut pada Minggu lalu, seperti yang diumumkan oleh juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tammy Bruce. Rubio menekankan komitmen Amerika Serikat untuk memfasilitasi perundingan damai dan mengakhiri perang segera. Pembicaraan tersebut terjadi menjelang tawaran gencatan senjata tiga hari dari Presiden Rusia Vladimir Putin, yang diumumkan bertepatan dengan peringatan berakhirnya Perang Dunia II. Meskipun adanya tawaran gencatan senjata, Rubio menilai pekan ini krusial dalam menentukan…
Internationalmedia.co.id melaporkan, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan tegas menolak gencatan senjata tiga hari yang diumumkan Presiden Rusia Vladimir Putin. Zelensky menyebutnya sebagai manuver manipulatif semata. Dalam pidato hariannya, seperti dikutip AFP, Selasa (29/4/2025), Zelensky menyatakan, "Ini upaya manipulasi baru. Semua orang diminta menunggu hingga 8 Mei, tanpa alasan yang jelas." Sementara itu, Menteri Luar Negeri Ukraina, Andriy Sybiga, melalui akun X-nya, menyatakan keinginan Ukraina untuk gencatan senjata yang jauh lebih lama, yakni 30 hari. Sybiga mempertanyakan keputusan Putin, "Jika Rusia sungguh-sungguh menginginkan perdamaian, mengapa harus menunggu hingga 8 Mei? Hentikan tembakan sekarang juga!" Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Amerika Serikat turut…
