Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Proyek pembangunan ballroom mewah di Gedung Putih senilai US$ 200 juta atau sekitar Rp 3,2 triliun (kurs saat ini) tengah menjadi sorotan. Internationalmedia.co.id melaporkan rencana ambisius ini diungkapkan oleh Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, dalam konferensi pers baru-baru ini. Leavitt menyatakan bahwa dana pembangunan akan ditanggung oleh Presiden Donald Trump dan sejumlah donatur anonim. Rencana ini bukan tanpa kontroversi. Pembangunan ballroom seluas 8.000 meter persegi yang mampu menampung hingga 650 orang ini disebut-sebut sebagai salah satu proyek terbesar di Gedung Putih dalam lebih dari seabad terakhir. Leavitt membela proyek ini dengan mengatakan bahwa selama 150 tahun, Gedung Putih kekurangan…

Read More

Internationalmedia.co.id melaporkan sebuah kejadian mengejutkan dari balik jeruji besi. Mantan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, menolak keras untuk menjalani interogasi terkait berbagai tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Aksi protesnya? Berbaring di lantai sel tahanannya di Pusat Penahanan Seoul pada Jumat (1/8). Kejadian ini terjadi di tengah penyelidikan tim penuntut khusus yang dibentuk di bawah Presiden Lee Jae Myung. Yoon, yang sebelumnya diberhentikan dari jabatannya pada April lalu oleh Mahkamah Konstitusi Korsel, kini menghadapi berbagai tuduhan, termasuk penyalahgunaan pengaruh dan pemberontakan. Juru bicara kantor jaksa khusus, Oh Jung Hee, menyatakan bahwa jaksa telah berupaya membujuk Yoon untuk kooperatif, namun mantan presiden…

Read More

Internationalmedia.co.id melaporkan, Pemerintah Pakistan kembali melancarkan operasi pengusiran besar-besaran terhadap warga Afghanistan yang tinggal di wilayah barat daya negara tersebut. Ribuan warga Afghanistan kini berdesakan di perbatasan, berupaya kembali ke tanah air mereka. Langkah kontroversial ini memicu keprihatinan internasional. Upaya deportasi yang dimulai pada tahun 2023 dan diperbarui April lalu, telah memaksa ratusan ribu warga Afghanistan meninggalkan Pakistan. Pemerintah Pakistan mencabut izin tinggal mereka dan mengancam penangkapan bagi yang menolak pulang. Seorang pejabat senior pemerintah di Quetta, Mehar Ullah, menyatakan telah menerima perintah dari Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan pemulangan warga Afghanistan secara "terhormat dan tertib". Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id…

Read More

Berita mengejutkan datang dari Inggris. Internationalmedia.co.id melaporkan, Uskup Cherry Vann terpilih sebagai Uskup Agung Gereja di Wales, menandai tonggak sejarah bagi Gereja Anglikan. Ia bukan hanya perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut, tetapi juga rohaniwati LGBT pertama yang memimpin gereja Anglikan di Inggris. Meskipun beberapa gereja Anglikan internasional sebelumnya telah memiliki uskup gay, Vann menjadi lesbian pertama yang menjabat sebagai Uskup Agung dalam skala global. Church in Wales, yang memisahkan diri dari Gereja Inggris pada 1920, secara resmi memilih Vann pada Rabu (30/7) lalu. Perempuan yang ditahbiskan sebagai pendeta di Gereja Inggris sejak 1994 ini sebelumnya menjabat sebagai Archdeacon Rochdale…

Read More

Angka kematian di Jalur Gaza terus meningkat. Internationalmedia.co.id melaporkan data mengejutkan dari kantor HAM PBB: sedikitnya 1373 warga Palestina tewas saat menunggu bantuan kemanusiaan sejak akhir Mei 2025. Insiden memilukan ini terjadi di tengah penyaluran bantuan yang kontroversial dari Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF), yang didukung AS dan Israel, dan dilakukan tanpa koordinasi dengan PBB. Menurut laporan PBB, sekitar 859 kematian terjadi di sekitar pusat distribusi bantuan GHF, sementara 514 lainnya terjadi di sepanjang rute konvoi bantuan. PBB secara tegas menyatakan bahwa sebagian besar pembunuhan dilakukan oleh militer Israel. Ribuan warga Gaza setiap harinya berdesak-desakan di titik distribusi bantuan, menciptakan situasi…

Read More