Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Internationalmedia.co.id melaporkan, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, kembali mendesak warga Palestina di Gaza untuk meninggalkan wilayah tersebut. Pernyataan ini disampaikan menyusul rencana serangan militer besar-besaran yang akan segera dilancarkan Israel. Netanyahu membandingkan situasi ini dengan arus pengungsi di Suriah, Ukraina, dan Afghanistan, mengatakan, "Beri mereka kesempatan untuk meninggalkan, pertama-tama, zona pertempuran, dan secara umum meninggalkan wilayah tersebut, jika mereka mau." Namun, seruan ini menuai kontroversi. Bagi warga Palestina, upaya memaksa mereka meninggalkan tanah airnya akan mengingatkan pada "Nakba," tragedi pengusiran massal tahun 1948 saat pembentukan negara Israel. Netanyahu sendiri sebelumnya mendukung usulan kontroversial untuk memindahkan penduduk Gaza ke negara tetangga.…

Read More

Internationalmedia.co.id memberitakan sebuah kisah tak terduga dari Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Ia ternyata sampai menyewa jasa detektif swasta untuk menyelidiki tuduhan mengejutkan yang ditujukan kepada istrinya, Brigitte. Tuduhan tersebut menyebutkan bahwa Brigitte dulunya seorang pria. Isu ini bermula setelah video viral yang memperlihatkan Brigitte mendorong wajah Macron saat mereka turun dari pesawat di Vietnam. Dari situlah muncul berbagai spekulasi liar, termasuk isu yang menyebut Brigitte terlahir sebagai laki-laki. Meskipun Macron telah memberikan klarifikasi mengenai insiden tersebut, namun isu ini tetap beredar luas. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Langkah tak biasa yang diambil Macron adalah dengan menyewa investigasi swasta untuk menyelidiki Candace…

Read More

Korea Utara mengecam keras rencana Israel untuk menguasai Jalur Gaza. Internationalmedia.co.id melaporkan, pernyataan keras ini dilontarkan oleh Kementerian Luar Negeri Korut melalui Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), merespon keputusan kabinet Israel yang dinilai melanggar hukum internasional. Juru bicara kementerian tersebut menyebut rencana Israel sebagai bukti nyata niat jahat untuk merebut wilayah Palestina yang diakui secara internasional. Gaza, tegasnya, merupakan bagian tak terpisahkan dari wilayah Palestina. Korut menganggap tindakan Israel sebagai kejahatan yang memperparah krisis kemanusiaan dan mengancam perdamaian di Timur Tengah. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Pernyataan tersebut menyerukan penghentian segera serangan militer Israel terhadap warga Palestina dan penarikan pasukan dari…

Read More

Internationalmedia.co.id melaporkan situasi mencekam di Gaza. Krisis kelaparan yang melanda wilayah tersebut diperparah oleh kebijakan Israel yang melarang masuknya 430 jenis makanan. Informasi ini didapat dari laporan Al Jazeera, Selasa (12/8/2025). Meskipun beberapa truk bantuan berhasil masuk setelah tekanan internasional, larangan tersebut tetap berlaku untuk ratusan komoditi penting, termasuk daging beku berbagai jenis, ikan beku, keju, produk susu, sayuran beku, dan buah-buahan. Media pemerintah Gaza menyatakan bahwa pelonggaran akses bantuan yang diumumkan pada 27 Juli lalu tidak mencabut pembatasan luas terhadap makanan dan barang-barang penting lainnya. Ironisnya, Israel tak hanya memblokir bantuan, tetapi juga secara sengaja menargetkan sumber makanan. Laporan…

Read More

Anggota parlemen Selandia Baru, Chloe Swarbrick, diusir dari ruang sidang parlemen. Kejadian ini bermula dari perdebatan panas mengenai respons pemerintah terhadap isu Palestina. Informasi ini didapatkan Internationalmedia.co.id dari berbagai sumber. Perdebatan tersebut dipicu oleh pernyataan pemerintah Selandia Baru pada Senin (11/8) yang menyatakan sedang mempertimbangkan pengakuan negara Palestina. Keputusan ini muncul setelah Australia, Prancis, Inggris, dan Kanada menyatakan akan mengakui negara Palestina di PBB bulan September mendatang. Swarbrick, dari Partai Hijau, mengatakan Selandia Baru bertindak "lamban" dan "keluar jalur" dalam isu ini. Ia bahkan menyebut sikap pemerintah yang kurang tegas sebagai hal yang "memuakkan". Lebih lanjut, Swarbrick mendesak anggota parlemen…

Read More