Penulis: Gunawati

Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Internationalmedia.co.id melaporkan rencana kontroversial Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, untuk menyetujui pembangunan lebih dari 3.000 unit rumah di permukiman E1, antara Yerusalem dan Ma’ale Adumim, Tepi Barat. Langkah ini, menurut Smotrich, akan "mengubur" gagasan negara Palestina. Proyek permukiman E1, yang selama beberapa dekade dibekukan karena tekanan internasional, kini kembali dihidupkan. Smotrich, yang juga menjabat sebagai menteri di Kementerian Pertahanan, menyatakan bahwa persetujuan ini merupakan bagian dari rencana kedaulatan de facto pemerintah Israel. Ia menyebutnya sebagai "Zionisme terbaik – membangun, menetap, dan memperkuat kedaulatan kami di Tanah Israel." Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Rencana pembangunan ini menimbulkan kekhawatiran serius di komunitas internasional.…

Read More

Internationalmedia.co.id melaporkan kabar mengejutkan terkait upaya Israel dalam menangani krisis kemanusiaan di Jalur Gaza. Sumber diplomatik Israel kepada Channel 12, yang dikutip oleh The Times of Israel, Kamis (14/8/2025), mengungkap adanya negosiasi rahasia dengan lima negara, termasuk Indonesia, untuk menerima warga Palestina dari Gaza. Empat negara lainnya yang didekati adalah Somaliland, Uganda, Sudan Selatan, dan Libya. Sumber tersebut menyebutkan Indonesia dan Somaliland menunjukkan respon yang cukup positif terhadap usulan tersebut. Namun, hingga kini belum ada kesepakatan resmi yang tercapai. Menariknya, Somaliland, wilayah yang memisahkan diri dari Somalia, dikabarkan berharap mendapat pengakuan internasional melalui kesepakatan ini. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Laporan…

Read More

Serangan drone Ukraina kembali membuat geger. Internationalmedia.co.id melaporkan, puluhan drone dilaporkan menyerang Rusia pada Rabu malam hingga Kamis dini hari waktu setempat. Akibatnya, tiga orang terluka dan kebakaran hebat melanda dua wilayah di Rusia selatan, salah satunya kilang minyak. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api yang dahsyat di kilang minyak Volgograd, sekitar 470 kilometer dari garis depan pertempuran. Gubernur wilayah Volgograd, Andrei Bocharov, menyatakan puing-puing serangan menyebabkan tumpahan minyak yang kemudian terbakar. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Di wilayah Belgorod, sebuah drone dilaporkan menghantam sebuah mobil hingga terbakar dan melukai tiga orang. Gubernur Vyacheslav Gladkov mengunggah video kejadian…

Read More

Serangan militer Israel di Gaza kembali menorehkan angka kematian yang mengerikan. Internationalmedia.co.id melaporkan, Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan 123 warga Palestina tewas dalam kurun waktu 24 jam terakhir, menjadikannya hari terdarah dalam seminggu terakhir konflik. Angka ini menambah panjang daftar korban tewas yang telah mencapai ratusan jiwa sejak perang dimulai. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan serangan ini sebagai upaya untuk merebut kembali Gaza, seraya meminta warga Palestina meninggalkan wilayah tersebut. Netanyahu menegaskan, "Mereka tidak akan diusir, mereka akan diizinkan keluar," sambil mendesak negara-negara lain untuk membuka pintu bagi pengungsi Palestina. Meskipun demikian, rencana Israel untuk merebut kembali Gaza diperkirakan masih…

Read More

Internationalmedia.co.id melaporkan pernyataan mengejutkan dari Kim Yo Jong, adik pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, yang secara tegas menolak upaya Korea Selatan (Korsel) untuk memperbaiki hubungan kedua negara. Pernyataan ini disampaikan melalui kantor berita KCNA, membantah klaim Korsel mengenai pencopotan pengeras suara propaganda di perbatasan. Kim Yo Jong dengan lantang menyatakan bahwa Korea Utara tidak pernah, dan tidak akan pernah, mencopot pengeras suara tersebut. Ia menyebut upaya Korsel untuk meredakan ketegangan melalui langkah-langkah seperti penyingkiran pengeras suara sebagai "penyesatan opini publik". Menurutnya, upaya Korsel menciptakan persepsi perbaikan hubungan hanyalah ilusi belaka. Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id Lebih jauh, Kim Yo Jong…

Read More