Internationalmedia.co.id – Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, lantang menyerukan tindakan nyata dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait situasi di Gaza, Palestina. Dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di New York, Pangeran Faisal menegaskan bahwa sudah saatnya dunia menemukan solusi yang adil dan berkelanjutan bagi kemerdekaan Palestina.
Pangeran Faisal mengecam keras agresi Israel ke Gaza yang dinilai telah mengganggu stabilitas kawasan dan global. Ia menekankan bahwa pendekatan terhadap perjuangan Palestina di luar kerangka hukum internasional hanya akan memperburuk keadaan. "Kegagalan komunitas internasional untuk mengambil langkah tegas menghentikan agresi dan pelanggaran Israel hanya akan berkontribusi pada destabilisasi keamanan dan stabilitas regional dan global, membuka jalan bagi dampak serius, dan eskalasi kejahatan perang dan genosida," tegasnya.

Lebih lanjut, Pangeran Faisal mendesak PBB untuk segera bertindak menghentikan agresi Israel dan menjamin pengiriman bantuan kemanusiaan kepada penduduk Gaza yang sangat membutuhkan. Ia menyoroti blokade yang diberlakukan Israel sejak 2 Maret, yang telah memperparah kondisi kelaparan di wilayah tersebut.
"Kita semua harus bertindak serius untuk menghentikan agresi dan menjamin pengiriman bantuan kepada penduduk Gaza," ujarnya.
Pangeran Faisal juga mendesak seluruh negara untuk mengakui Negara Palestina dan mendukung upaya mencapai solusi dua negara. Ia menekankan bahwa pengakuan dan dukungan ini merupakan langkah penting menuju perdamaian dan stabilitas di kawasan.
Kondisi di Gaza sendiri sangat memprihatinkan. Serangan tanpa henti Israel telah menyebabkan puluhan ribu warga Palestina tewas, sebagian besar perempuan dan anak-anak. Pengeboman yang terus-menerus telah membuat daerah kantong itu tidak layak huni dan menyebabkan kelaparan serta penyebaran penyakit.
