Internationalmedia.co.id – Pemimpin tertinggi umat Katolik, Paus Leo, kembali menyuarakan pandangannya mengenai konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina. Dalam pernyataan terbarunya, Paus Leo menyebutkan bahwa solusi dua negara, dengan berdirinya negara Palestina, adalah satu-satunya jalan keluar yang realistis untuk mengakhiri konflik tersebut.
Pernyataan ini disampaikan Paus Leo kepada wartawan saat melakukan penerbangan dari Turki menuju Lebanon, Minggu (30/11) waktu setempat, seperti dilansir oleh Reuters dan Al Arabiya. "Kita semua tahu bahwa saat ini Israel belum menerima solusi itu, tetapi kita melihatnya sebagai satu-satunya solusi," tegas Paus Leo dalam konferensi pers di dalam pesawat.

Lebih lanjut, Paus Leo menambahkan bahwa Vatikan menjalin hubungan baik dengan Israel dan berupaya menjadi mediator yang netral untuk membantu kedua belah pihak mencapai solusi yang adil dan berkelanjutan. Sikap ini muncul di tengah penolakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terhadap negara Palestina, meskipun Amerika Serikat sebagai sekutu utama Israel telah mengindikasikan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.
Paus Leo juga mengungkapkan bahwa dirinya telah membahas konflik Israel-Palestina dan Ukraina-Rusia dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Ia menilai bahwa Turki memiliki peran krusial dalam membantu mengakhiri kedua konflik tersebut. Selama kunjungannya ke Turki, Paus Leo juga menyoroti ancaman konflik berdarah terhadap masa depan umat manusia dan mengutuk segala bentuk kekerasan yang dilakukan atas nama agama.
Turki, sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, dipuji oleh Paus Leo sebagai contoh koeksistensi beragama. "Orang-orang dari berbagai agama dapat hidup damai. Itulah salah satu contoh dari apa yang saya pikir kita semua cari di dunia," ujarnya. Setelah kunjungannya ke Turki, Paus Leo melanjutkan perjalanan ke Lebanon hingga Selasa (2/11), sebelum kembali ke Roma.
