Internationalmedia.co.id – Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan peringatan tajam kepada Wali Kota New York City terpilih, Zohran Mamdani. Peringatan ini muncul setelah keduanya terlibat dalam adu argumentasi yang cukup panas.
Trump meminta Mamdani untuk menunjukkan sikap yang lebih baik kepadanya. Ia menyoroti pidato kemenangan Mamdani yang dianggapnya bernada marah dan mengandung "pernyataan yang sangat berbahaya."

"Saya pikir pidatonya sangat marah. Tentu saja marah kepada saya, dan saya pikir dia seharusnya bersikap baik kepada saya. Saya orang yang harus menyetujui banyak hal yang akan terjadi padanya, jadi dia memulai dengan awal yang buruk," ujar Trump dalam sebuah wawancara dengan Fox News, seperti dikutip Internationalmedia.co.id.
Mamdani sebelumnya mengirimkan pesan langsung kepada Trump: "Dengarkan saya, Presiden Trump, untuk mendapatkan salah satu dari kami, Anda harus melewati kami semua."
Trump mengingatkan Mamdani untuk "menghormati Washington." Ia menambahkan, "Saya pikir pernyataan yang disampaikannya itu sangat berbahaya. Dia harus sedikit menghormati Washington. Karena jika tidak, dia tidak memiliki peluang untuk berhasil, dan saya ingin membuatnya berhasil — saya ingin membuat kota itu berhasil. Saya tidak ingin membuatnya berhasil. Saya ingin membuat kota itu berhasil, dan kita lihat saja nanti apa yang terjadi," tegas Trump.
"Saya ingin melihat Wali Kota baru ini berhasil, karena saya mencintai New York. Saya sangat mencintai New York," imbuhnya.
Mamdani sendiri menanggapi dengan mengatakan bahwa ia belajar banyak dari pemilihan wali kota, termasuk dari Trump. Ia menyoroti perbedaan antara janji kampanye Trump dan kebijakannya saat ini, terutama terkait pemotongan tunjangan SNAP yang berdampak pada jutaan warga New York.
"Ini adalah presiden yang berkampanye dengan janji harga bahan makanan yang lebih murah, dan sekarang … telah bertindak lebih jauh dengan memotong tunjangan SNAP bagi hampir 2 juta warga New York," kata Mamdani.
Mamdani, seorang politikus Partai Demokrat berusia 34 tahun, mencetak sejarah sebagai Wali Kota Muslim pertama di New York City. Ia mengalahkan mantan Gubernur New York Andrew Cuomo dan kandidat Partai Republik Curtis Sliwa. Dengan platform yang berfokus pada keterjangkauan dan layanan sosial, Mamdani menjanjikan bus gratis, layanan penitipan anak universal, toko swalayan yang dikelola pemerintah, perumahan dengan harga sewa stabil, dan kenaikan upah minimum.
