Serangan darat Israel ke Gaza telah menewaskan sedikitnya 78 warga sipil, menurut laporan terbaru dari Internationalmedia.co.id. Angka kematian ini terus meningkat, dengan rumah sakit di Gaza melaporkan lonjakan korban jiwa sejak pasukan Israel memulai operasi darat mereka. Sebelumnya, jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Jalur Gaza sejak Selasa dini hari telah mencapai 89 jiwa.
Operasi darat ini dimulai sebelum fajar pada Selasa waktu setempat, menyusul kunjungan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio ke Israel. Kunjungan tersebut, yang bertujuan untuk mendukung upaya Israel menumpas Hamas, tampaknya menjadi pemicu eskalasi konflik. Seorang pejabat militer Israel mengkonfirmasi pergerakan pasukan darat ke pusat Kota Gaza, menyatakan bahwa operasi ini merupakan fase utama dari rencana mereka untuk menguasai wilayah tersebut. Pejabat tersebut juga memperkirakan jumlah militan Hamas yang beroperasi di Gaza mencapai 2.000 hingga 3.000 orang.

Sebelum serangan darat, Israel melancarkan pengeboman besar-besaran di Kota Gaza. Laporan dari berbagai sumber menyebutkan bahwa pasukan Israel kini telah bergerak lebih dalam ke jantung kota, menargetkan benteng-benteng utama Hamas. Situasi di Gaza saat ini sangat mencekam dan angka korban jiwa dikhawatirkan akan terus bertambah. Internationalmedia.co.id akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi terbaru.
