Ketegangan di Eropa Timur kembali meningkat. Internationalmedia.co.id melaporkan, Rumania memanggil Duta Besar Rusia untuk menyampaikan protes keras atas dugaan pelanggaran wilayah udara oleh drone Rusia. Insiden yang terjadi Sabtu tengah malam (13/9) ini, tak pelak memanaskan suasana yang sudah tegang akibat konflik Rusia-Ukraina.
Moskow membantah keras tuduhan tersebut. Dalam pernyataan resmi, Kedutaan Besar Rusia di Rumania menyebut insiden itu sebagai "provokasi" yang disengaja oleh pemerintah Ukraina. Duta Besar Rusia untuk Rumania, Vladimir Lipayev, bahkan menilai tuduhan Bucharest sebagai "tidak berdasar". Pihak Rusia juga menuding otoritas Rumania gagal memberikan respons yang meyakinkan atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.

Pernyataan Rusia ini bertolak belakang dengan laporan Rumania. Kementerian Pertahanan Rumania menyatakan, dua jet tempur F-16 dikerahkan untuk melacak drone yang memasuki wilayah udara negara tersebut. Meski drone tersebut dideteksi hingga menghilang dari radar, dan tidak menimbulkan ancaman langsung bagi penduduk, Menteri Luar Negeri Rumania, Oana Toiu, tetap memanggil Duta Besar Rusia untuk menyampaikan protes keras. Toiu mendesak Rusia untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.
Insiden ini bukan yang pertama kalinya. Rumania telah beberapa kali mendeteksi jatuhnya serpihan drone asing di wilayahnya sejak invasi Rusia ke Ukraina Februari 2022 lalu, terutama saat serangan Moskow meningkat di pelabuhan-pelabuhan Ukraina. Sebelumnya, Polandia juga melaporkan insiden serupa, menembak jatuh sejumlah drone Rusia yang melanggar wilayah udaranya. Baik Rumania maupun Polandia merupakan anggota NATO, sehingga insiden ini menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi konflik. Apakah ini pertanda babak baru konflik Rusia-Ukraina? Kita tunggu perkembangan selanjutnya.
