Internationalmedia.co.id melaporkan klaim terbaru Rusia atas keberhasilan militernya di Ukraina. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan telah menguasai Desa Myrne, yang juga dikenal dengan nama Sovietnya, Karl Marx, di wilayah Donetsk, Ukraina bagian barat. Pengambilalihan desa ini diklaim sebagai bukti kemajuan signifikan pasukan Rusia dalam operasi militer mereka.
Pertempuran sengit antara Rusia dan Ukraina telah berlangsung lebih dari tiga tahun, memasuki musim panas dengan intensitas yang meningkat. Upaya negosiasi yang difasilitasi Amerika Serikat hingga kini belum membuahkan hasil yang berarti untuk mengakhiri konflik berdarah tersebut. Klaim Rusia atas Myrne, yang terletak di dekat perbatasan administratif antara Donetsk dan Dnipropetrovsk, disampaikan pada Minggu (13/7/2025) melalui pernyataan resmi.

Pihak Rusia mengklaim pasukannya telah menembus jauh ke dalam pertahanan Ukraina untuk merebut Myrne. Ini bukan satu-satunya keberhasilan yang diklaim Rusia pada hari itu; Moskow juga melaporkan penaklukan satu desa lagi di wilayah yang sama, meskipun detailnya belum diungkap. Penolakan Rusia terhadap usulan gencatan senjata dari Amerika Serikat dan Ukraina semakin memperkeruh situasi dan menunjukkan bahwa konflik ini masih jauh dari penyelesaian damai. Serangan skala penuh Rusia terhadap Ukraina dimulai pada Februari 2022, dan dampaknya terus dirasakan hingga saat ini.