Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Rahasia Hubungan Trump-Xi: Suka Tapi Sulit Diajak Bicara?
Trending Indonesia

Rahasia Hubungan Trump-Xi: Suka Tapi Sulit Diajak Bicara?

GunawatiBy Gunawati04-06-2025 - 15.45Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Rahasia Hubungan Trump-Xi: Suka Tapi Sulit Diajak Bicara?
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id melaporkan pernyataan mengejutkan dari Presiden AS Donald Trump terkait hubungannya dengan Presiden China Xi Jinping. Trump mengaku menyukai Xi, namun mengakui kesulitan bernegosiasi dengannya. Pernyataan ini disampaikan melalui media sosial Truth Social beberapa hari setelah Trump menuduh Beijing melanggar kesepakatan perdagangan. "Saya menyukai Presiden China, Xi, selalu menyukainya, dan akan selalu menyukainya, tapi dia SANGAT KERAS, DAN SANGAT SULIT UNTUK DIAJAK BERUNDING," tulis Trump.

Pernyataan tersebut muncul setelah Gedung Putih mengumumkan rencana percakapan telepon antara Trump dan Xi pekan ini. Kedua pemimpin negara adikuasa itu berusaha menyelesaikan perbedaan terkait kesepakatan tarif yang dicapai di Jenewa, Swiss, bulan lalu. Namun, masalah perdagangan yang lebih besar masih menjadi sumber ketegangan. Pengadilan perdagangan AS sempat memutuskan Trump melampaui kewenangannya dalam memberlakukan sebagian besar tarif impor dari China, sebelum kemudian keputusan tersebut dibatalkan oleh pengadilan banding federal.

Rahasia Hubungan Trump-Xi: Suka Tapi Sulit Diajak Bicara?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Washington dan Beijing saling tuding soal pelanggaran kesepakatan perdagangan Mei lalu. Kesepakatan tersebut mencakup penangguhan sebagian besar tarif selama 90 hari dan pencabutan tindakan balasan perdagangan China terhadap AS. Namun, laporan menyebutkan China belum melonggarkan pembatasan ekspor tanah jarang secara signifikan, bertentangan dengan harapan AS. Beijing juga mengkritik upaya AS membatasi akses China terhadap teknologi canggih. Situasi semakin memanas dengan pengumuman AS yang akan mencabut visa sejumlah mahasiswa China.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyebut pembicaraan perdagangan "sedikit terhenti," mengindikasikan perlunya pertimbangan lebih lanjut dari kedua pemimpin. Meskipun Gedung Putih mengonfirmasi rencana percakapan telepon antara Trump dan Xi, belum ada konfirmasi resmi apakah percakapan tersebut telah berlangsung. Misteri hubungan Trump-Xi pun semakin menarik perhatian dunia.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Identitas Prajurit AS yang Gugur di Kuwait Terungkap

04-03-2026 - 18.45

Timur Tengah Membara AS Kerahkan Kekuatan Penuh Gempur Iran

04-03-2026 - 18.30

Putin Tiba Tiba Jadi Juru Damai Teluk

04-03-2026 - 18.15

Samudra Hindia Bergejolak Rudal Iran Sasar Kapal Perang AS

04-03-2026 - 18.00

Iran Siapkan Perpisahan Terakhir Sang Pemimpin

04-03-2026 - 16.45

Timur Tengah Mencekam 40 Rudal Iran Meluncur

04-03-2026 - 16.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.