Internationalmedia.co.id melaporkan bahwa militer Israel telah mengeluarkan perintah evakuasi mendesak kepada warga sipil di wilayah Gaza. Peringatan keras disampaikan oleh juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, melalui AFP, Kamis (15/5/2025). Adraee menyatakan bahwa serangan besar-besaran akan segera dilancarkan di daerah Al-Rimal, mengatakan bahwa Hamas mengeksploitasi wilayah sipil untuk kegiatan terorisme. Perintah evakuasi ini bertujuan untuk melindungi warga sipil dari dampak serangan yang akan datang.
Sementara itu, jumlah korban jiwa terus meningkat. Tim penyelamat Gaza melaporkan setidaknya 80 warga Palestina tewas akibat serangan udara Israel pada Rabu lalu. Mohammed al-Mughayyir, pejabat pertahanan sipil, mengungkapkan kepada AFP bahwa angka kematian telah mencapai 80, dengan 59 korban berasal dari Gaza utara. Serangan ini terjadi di tengah pembicaraan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dengan utusan AS, Steve Witkoff, terkait pembebasan sandera. Situasi di Gaza semakin mencekam dan membutuhkan perhatian dunia internasional.

