Close Menu
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
  • Amerika
  • Asean
  • Asia
  • Eropa
  • Timur Tengah
Internationalmedia.co.idInternationalmedia.co.id
Home ยป Ancaman Keras Israel Setelah Hamas Tolak Gencatan Senjata
Trending Indonesia

Ancaman Keras Israel Setelah Hamas Tolak Gencatan Senjata

GunawatiBy Gunawati21-04-2025 - 03.05Tidak ada komentar2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
Ancaman Keras Israel Setelah Hamas Tolak Gencatan Senjata
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Internationalmedia.co.id melaporkan, ketegangan antara Israel dan Hamas kembali meningkat setelah Hamas menolak tawaran gencatan senjata dari Israel. Penolakan ini memicu serangan balasan dari Israel yang mengakibatkan puluhan korban jiwa di Jalur Gaza.

Tawaran gencatan senjata yang diajukan Israel mencakup pembebasan 1.231 tahanan Palestina sebagai imbalan atas pembebasan 10 sandera yang masih ditahan Hamas. Namun, Israel juga menuntut perlucutan senjata dari pejuang Hamas, sebuah syarat yang ditolak mentah-mentah oleh kelompok tersebut. Khalil al-Hayya, kepala negosiator Hamas, menegaskan bahwa Hamas menginginkan kesepakatan komprehensif yang meliputi pertukaran tahanan, penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza, dan dimulainya rekonstruksi. Ia menyebut tawaran Israel sebagai "kesepakatan parsial" yang hanya kedok agenda politik Benjamin Netanyahu.

Ancaman Keras Israel Setelah Hamas Tolak Gencatan Senjata
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sebagai respons atas penolakan tersebut, Israel melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza, menewaskan sedikitnya 24 warga sipil, termasuk 10 anggota satu keluarga. Serangan tersebut juga menghantam tenda-tenda pengungsi, menambah penderitaan ratusan ribu warga Palestina yang telah mengungsi sejak perang dimulai Oktober 2023 lalu. Mahmud Bassal, juru bicara badan pertahanan sipil Gaza, mengkonfirmasi jumlah korban dan menggambarkan situasi di lapangan. PBB sendiri telah memperingatkan kondisi kemanusiaan yang semakin memburuk di Gaza, dengan kekurangan obat-obatan dan kebutuhan pokok lainnya.

Menanggapi penolakan Hamas, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militernya untuk meningkatkan tekanan terhadap Hamas. Netanyahu menegaskan bahwa Israel akan terus berjuang hingga menang, meskipun perang ini telah menimbulkan kerugian besar. Upaya mediasi oleh Mesir untuk mengembalikan gencatan senjata sejauh ini belum membuahkan hasil. Hamas bersikeras hanya akan membebaskan sandera yang tersisa sebagai bagian dari kesepakatan komprehensif untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama 18 bulan ini. Situasi di Jalur Gaza tetap tegang dan rawan eskalasi.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Gunawati
Gunawati

kontributor International Media yang berfokus pada peliputan berita dari kawasan Amerika dan Eropa. Ia secara rutin menyajikan analisis mengenai kebijakan luar negeri, isu-isu sosial, dan perkembangan politik di negara-negara Barat.

Related Posts

Israel Gempur Hizbullah Saat Perundingan Berjalan

16-04-2026 - 16.45

Malam Mencekam Ukraina Ratusan Rudal Menghujam

16-04-2026 - 16.30

Misteri Dialog Israel Lebanon

16-04-2026 - 16.15

Senat AS Gagal Batasi Kekuatan Perang Trump

16-04-2026 - 16.00

Trump Janji Selat Hormuz Segera Terbuka

16-04-2026 - 12.45

Luka Parah Putra Khamenei Terungkap Iran Bergejolak

16-04-2026 - 12.30
Leave A Reply Cancel Reply

Internationalmedia.co.id
  • Privacy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Tentang

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.