internationalmedia.co.id – Suasana sunyi di kawasan Jalan Kayu Putih Raya, Rawamangun, Jakarta Timur, mendadak pecah pada dini hari tadi. Sekelompok pemuda yang diduga tengah bersiap melakukan aksi balap liar terpaksa kocar-kacir setelah dikepung oleh tim patroli gabungan dari Brimob Batalyon B Pelopor dan Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur.
Aksi penertiban ini dilakukan sebagai langkah tegas kepolisian dalam merespons keresahan warga terkait maraknya aktivitas balap liar yang kerap mengganggu ketertiban umum. Berdasarkan laporan yang dihimpun, petugas melakukan penyisiran pada Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 03.22 WIB. Saat melakukan patroli rutin, petugas mendapati kerumunan pemuda yang menunjukkan indikasi kuat akan menggelar balapan ilegal di ruas jalan tersebut.

Dalam operasi tersebut, pihak kepolisian berhasil mengamankan dua unit sepeda motor yang digunakan oleh para pelaku. Kendaraan yang disita adalah dua unit motor jenis Honda Vario, yakni tipe Vario 160 dan Vario 125. Kedua kendaraan tersebut kini telah dibawa ke Satlantas Wilayah Jakarta Timur untuk menjalani proses pemeriksaan lebih mendalam guna mengungkap identitas pemilik dan keterlibatan mereka dalam aksi tersebut.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian. Menurutnya, patroli intensif dilakukan untuk mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang dapat merugikan publik.
"Kami memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan frekuensi patroli di lapangan. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas, tawuran antar kelompok, maupun kegiatan balap liar yang membahayakan nyawa," ujar Kombes Henik dalam keterangan resminya, Jumat (6/11).
Lebih lanjut, Henik menjelaskan bahwa fokus patroli tidak hanya tertuju pada satu titik. Petugas juga melakukan penyisiran secara menyeluruh di beberapa titik rawan lainnya di wilayah Jakarta Timur, termasuk kawasan Matraman dan Cipinang Jaya. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada celah bagi para pelaku balap liar untuk beraksi di tengah malam.
Hingga operasi berakhir, situasi di seluruh wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur dilaporkan tetap dalam keadaan aman dan terkendali. Tidak ada bentrokan berarti antara petugas dan warga saat proses pembubaran berlangsung.
Pihak kepolisian juga mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas balap liar yang sangat berisiko tinggi. Selain itu, masyarakat diminta untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Jika melihat adanya aktivitas mencurigakan atau gangguan keamanan, warga dapat segera melapor melalui Call Center Polri di nomor 110.
