internationalmedia.co.id – Kabar baik bagi para pengguna setia Commuter Line (KRL) yang kerap melintasi Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. Setelah sempat memicu kepadatan luar biasa dan antrean panjang para penumpang, fasilitas eskalator di peron 1 Stasiun Tanah Abang kini telah kembali beroperasi secara normal.
Kondisi ini menjadi angin segar bagi para "anak kereta" atau sebutan akrab bagi pengguna KRL yang sering mengalami kesulitan saat jam sibuk. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Jumat (10/10/2026) pagi, arus penumpang yang sebelumnya sempat mengular dan berdesakan kini terlihat jauh lebih lancar. Penumpang kini dapat menggunakan kedua eskalator yang tersedia di peron 1 untuk berpindah lantai dengan lebih nyaman.

Sebelumnya, situasi di Stasiun Tanah Abang sempat menjadi sorotan akibat adanya kendala teknis pada salah satu unit eskalator. Proses perawatan rutin yang dilakukan oleh pihak KAI Commuter Line menyebabkan salah satu eskalator di peron 1 tidak dapat difungsikan. Hal ini berdampak signifikan karena eskalator tersebut merupakan jalur paling strategis dan paling dekat bagi penumpang yang ingin menuju peron 5 dan 6.
Akibat hanya tersedianya satu jalur eskalator yang berfungsi, terjadi penumpukan massa yang cukup parah, terutama pada jam-jam sibuk saat kereta tiba secara bersamaan. Para penumpang terpaksa harus mengantre lama atau bahkan memilih menggunakan tangga manual demi menghindari kepadatan yang menyesakkan.
Salah satu penumpang, Afifah (22), mengungkapkan keluh kesahnya saat mengalami situasi tersebut. Menurutnya, keterbatasan akses eskalator membuat mobilitas di dalam stasiun menjadi sangat terhambat. Ia menjelaskan bahwa eskalator di titik tersebut adalah jalur favorit karena posisinya yang sangat dekat dengan arah tujuan penumpang, sehingga ketika salah satunya mati, beban penumpang berpindah sepenuhnya ke satu sisi saja.
"Kondisinya memang jauh lebih padat dari biasanya. Jika eskalator berfungsi normal, semuanya berjalan lancar. Namun karena hanya satu yang bisa dipakai, semua orang berebut menggunakan jalur yang paling dekat agar lebih cepat sampai ke peron tujuan," ujar Afifah saat ditemui di lokasi.
Meski demikian, perlu dicatat bahwa masih terdapat satu unit eskalator lain di area peron 1 yang saat ini masih dalam tahap perawatan. Namun, posisi eskalator tersebut berada di jalur yang lebih jauh dari arus utama penumpang, sehingga tidak menimbulkan dampak kepadatan yang berarti seperti eskalator utama yang sempat mengalami kendala.
Pihak pengelola stasiun melalui KAI Commuter Line terus melakukan upaya pemeliharaan fasilitas guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa transportasi publik ini. Dengan kembalinya fungsi eskalator utama, diharapkan stabilitas arus penumpang di Stasiun Tanah Abang dapat kembali terjaga, terutama saat menghadapi lonjakan penumpang di waktu berangkat maupun pulang kerja.
