internationalmedia.co.id – Sebuah peristiwa memilukan terjadi di kawasan parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek (RSUDAM), Bandar Lampung. Seorang bocah perempuan yang baru menginjak usia lima tahun dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban kecelakaan tragis terlindas sebuah kendaraan roda empat. Insiden yang terjadi di area fasilitas kesehatan tersebut mendadak menghebohkan warga dan pengunjung rumah sakit yang berada di lokasi.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Rabu sore, sekitar pukul 16.30 WIB. Korban yang diketahui berinisial RA, dilaporkan sedang berada di area parkir rumah sakit. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga sedang bermain sendirian di area terbuka tersebut saat sebuah mobil jenis Isuzu Panther melintas. Naas, kendaraan tersebut tidak melihat keberadaan korban yang berada di jalur lintasan mobil, sehingga kecelakaan tidak dapat terhindarkan.

Meski sempat mendapatkan upaya pertolongan medis darurat dari petugas di lokasi, nyawa bocah malang tersebut tidak dapat diselamatkan. Kondisi luka yang dialami korban akibat terlindas kendaraan membuat tim medis berjuang keras, namun korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Pihak kepolisian dari Polresta Bandar Lampung bergerak cepat menanggapi kejadian ini. Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Regan Kusuma Wardani, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti awal. Polisi juga telah mengamankan sejumlah saksi guna mendalami kronologi pasti kecelakaan tersebut.
"Saat ini tim kami masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa kecelakaan ini. Kami sedang mengumpulkan keterangan dari berbagai saksi di lokasi kejadian, termasuk meminta keterangan langsung dari pengemudi kendaraan yang terlibat," ujar Kompol Regan kepada awak media.
Dalam keterangan awal yang diterima penyidik, pengemudi mobil Isuzu Panther tersebut mengaku sama sekali tidak menyadari bahwa ada seorang anak kecil yang berada di bawah atau di jalur kendaraannya. Pengemudi mengeklaim tidak melihat korban saat mobil sedang melaju di area parkir.
Selain itu, fakta mengejutkan lainnya terungkap bahwa saat kejadian, korban diketahui sedang tidak dalam pengawasan orang dewasa. Berdasarkan keterangan sementara, korban sedang bermain seorang diri tanpa didampingi oleh orang tua atau wali di area parkir yang cukup luas tersebut. Hal inilah yang diduga menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan fatal ini.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian dari pihak pengemudi maupun faktor lain yang memicu insiden tersebut. Kasus ini menjadi pengingat keras bagi para orang tua agar selalu memberikan pengawasan ekstra kepada anak-anak, terutama saat berada di area publik yang memiliki risiko tinggi seperti tempat parkir kendaraan.
