Stasiun LRT Jakarta Manggarai yang terlihat menjulang tinggi di kawasan Ibu Kota kerap memicu pertanyaan publik. Mengapa desainnya demikian? Internationalmedia.co.id – News berhasil mendapatkan penjelasan langsung dari PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengenai alasan di balik konstruksi unik ini. Muhamad Alfin Rinaldyansyah, VP Corporate Secretary Jakpro, mengungkapkan detailnya kepada internationalmedia.co.id.
Menurut Alfin, ketinggian stasiun tersebut bukanlah tanpa alasan, melainkan hasil dari perencanaan matang dan kajian teknis komprehensif yang telah dilakukan sejak fase awal pembangunan. "Ketinggian Stasiun LRT Jakarta Manggarai dibangun berdasarkan perencanaan dan kajian teknis yang telah ditetapkan sejak awal," tegas Alfin.

Ia menambahkan, lokasi Stasiun LRT Manggarai yang strategis namun menantang, yaitu tepat di atas jalur kereta api double track yang padat, menjadi faktor penentu utama. Kondisi lapangan ini menuntut penyesuaian struktur LRT secara spesifik. "Posisi stasiun yang berada di atas jalur kereta api double track membuat struktur LRT perlu disesuaikan dengan kondisi di lapangan," jelasnya lebih lanjut.
Penyesuaian ketinggian ini, lanjut Alfin, bukan hanya sekadar desain, melainkan sebuah keharusan untuk memenuhi standar keselamatan operasional yang ketat. Selain itu, aspek krusial lainnya adalah untuk memastikan adanya jarak bebas atau clearance yang memadai antara struktur jalur LRT dengan lintasan kereta api di bawahnya, guna menghindari potensi gesekan atau gangguan. "Penyesuaian ketinggian tersebut dilakukan untuk memenuhi standar keselamatan dan memastikan jarak bebas (clearance) yang memadai antara jalur LRT dan jalur kereta api di bawahnya," paparnya.
Dengan implementasi desain yang telah diperhitungkan secara cermat ini, Jakpro menjamin bahwa operasional LRT Jakarta dapat berjalan dengan aman dan nyaman bagi penumpang. Lebih jauh lagi, desain ini memastikan bahwa tidak akan ada gangguan terhadap lalu lintas kereta api yang melintas di jalur bawah, menciptakan sinergi transportasi yang optimal. "Dengan demikian, operasional LRT dapat berlangsung secara aman, nyaman, dan tidak mengganggu perjalanan kereta api," tutup Alfin.
