Internationalmedia.co.id – News – Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini mengisyaratkan kemungkinan adanya perombakan atau reshuffle kabinet menjelang dua tahun masa pemerintahannya. Wacana ini disambut oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menegaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya merupakan hak prerogatif presiden demi kinerja pemerintahan yang lebih solid.
Dalam sebuah wawancara eksklusif di program "Prabowo Menjawab" pada Rabu (16/9/2026), Presiden Prabowo tidak menutup peluang untuk melakukan evaluasi besar-besaran terhadap jajaran menterinya. Ia menyatakan bahwa proses evaluasi kinerja para anggota kabinetnya dilakukan secara berkelanjutan. Meskipun secara objektif ia menilai timnya telah bekerja dengan baik, Prabowo menekankan pentingnya efektivitas dan penempatan individu yang tepat di setiap posisi.

Menggunakan analogi tim sepak bola, Prabowo menjelaskan bahwa setiap tim memiliki pemain inti dan cadangan, menunjukkan fleksibilitas dalam penempatan posisi. Ia juga menambahkan bahwa momentum dua tahun pemerintahan adalah waktu yang logis bagi setiap anggota kabinet untuk membuktikan kemampuan dan kontribusinya.
Perombakan kabinet, menurut Prabowo, dapat dilakukan untuk menempatkan "orang yang tepat di tempat yang tepat" berdasarkan kompetensi, atau sebagai bentuk promosi. Selain itu, perubahan juga bisa terjadi jika ada pejabat yang dinilai tidak cocok di posisinya atau bahkan terlibat dalam masalah yang memerlukan pertanggungjawaban, seperti kasus yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Prabowo menegaskan bahwa jika ada bukti pelanggaran, ia tidak akan menghalangi proses hukum.
Menanggapi pernyataan Presiden, Ketua DPP PKB, Daniel Johan, pada Jumat (18/9/2026), menegaskan bahwa keputusan perombakan kabinet adalah hak prerogatif mutlak presiden. Menurutnya, Presiden Prabowo adalah pihak yang paling memahami dinamika dan performa kabinetnya, serta memiliki kewenangan penuh untuk menempatkan individu yang paling tepat di setiap posisi.
Daniel Johan menekankan bahwa tujuan utama dari setiap perombakan adalah untuk menciptakan kinerja pemerintahan yang semakin solid. Ia berharap program-program prioritas, terutama yang menyentuh sektor vital seperti pertanian, perikanan, ketahanan pangan, dan kesejahteraan rakyat, dapat terus berjalan optimal demi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
