Ogan Ilir digemparkan oleh insiden tragis yang melibatkan seorang pemuda berinisial BP (28), yang nekat membakar rumahnya sendiri. Aksi nekat ini, dipicu kekalahan dalam judi online, tak hanya menghanguskan kediamannya tetapi juga merembet ke lima rumah warga lainnya. Internationalmedia.co.id – News merangkum peristiwa yang terjadi di Dusun II Desa Pemulutan Ilir, Kecamatan Pemulutan, pada Jumat (14/8) pagi.
Menurut keterangan dari Kasi Humas Polres Ogan Ilir, Iptu Mansyur, kepada internationalmedia.co.id, BP meluapkan emosinya setelah mengalami kekalahan beruntun dalam permainan judi online. Kemarahan yang memuncak membuatnya membanting telepon genggamnya, kemudian secara membabi buta membakar selimut dan kasur di dalam kamarnya.

"Setelah itu yang bersangkutan keluar kamar. Dalam kondisi emosi, ia melempar kayu, meja, tabung gas, hingga beras ke dinding dapur. Tidak berhenti di situ, ia kemudian membakar gorden di jendela depan dan samping rumah, lalu membakar selimut dan kasur di dalam kamar," jelas Iptu Mansyur, seperti dikutip internationalmedia.co.id pada Minggu (16/8).
Kobaran api yang semakin membesar membuat BP meninggalkan rumahnya dan hanya duduk termangu di tepi sungai. Warga sekitar yang panik segera berupaya memadamkan api, namun upaya mereka terbatas hingga tim pemadam kebakaran tiba di lokasi. Sayangnya, api sudah terlanjur melahap habis rumah pelaku dan merambat ke lima rumah tetangga lainnya, meninggalkan kerugian material yang tidak sedikit.
Saat ini, BP telah diamankan oleh pihak kepolisian dan ditetapkan sebagai tersangka. Ia kini ditahan di Polres Ogan Ilir untuk proses hukum lebih lanjut. "Proses penyidikan masih berjalan. Kami juga berkoordinasi untuk permintaan bantuan labfor, melengkapi administrasi, mengamankan BB tambahan, serta visum terhadap salah satu korban atas nama Hamdan yang mengalami luka bakar," pungkas Iptu Mansyur.
