Internationalmedia.co.id – News – Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M Sarmuji, menyampaikan apresiasi mendalam atas presentasi Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Sarmuji secara khusus menyoroti delapan program prioritas yang diusung Prabowo, menyebutnya sebagai peta jalan pembangunan bangsa yang jelas dan terarah.
"Pidato Presiden memberikan gambaran yang terang tentang arah tujuan Indonesia ke depan. Presiden meyakinkan kita bahwa setiap langkah pembangunan yang tertuang dalam RAPBN 2027 ini merupakan upaya nyata untuk mendekatkan bangsa kita pada cita-cita kemerdekaan," ujar Sarmuji dalam keterangan resminya, Minggu (16/8/2026).

Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu menambahkan, Prabowo tidak hanya menetapkan arah kebijakan, melainkan juga menjelaskan strategi konkret untuk mencapainya. Ia memberikan contoh nyata melalui keberhasilan konsolidasi pengadaan barang dan jasa pemerintah yang mampu menekan harga Layar Pintar Interaktif (IFP) secara drastis, dari sekitar Rp 150 juta menjadi hanya Rp 26 juta per unit. Penurunan harga ini, menurut Sarmuji, dicapai tanpa mengorbankan volume maupun kualitas barang.
"Ini adalah bukti nyata bagaimana efisiensi dapat diwujudkan bukan dengan mengurangi manfaat bagi rakyat, melainkan dengan memperbaiki sistem kerja pemerintah. Presiden tidak sekadar mengutarakan target, tetapi juga memaparkan metodenya," jelasnya.
Sarmuji juga mengapresiasi komitmen Presiden dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, terutama bagi masyarakat kurang mampu, melalui inisiatif Sekolah Rakyat dan Beasiswa Garuda. Komitmen ini telah terbukti dengan berdirinya 93 sekolah rakyat permanen dan 182 sekolah rakyat rintisan, serta ratusan mahasiswa yang berhasil diberangkatkan ke universitas-universitas terkemuka dunia melalui program Beasiswa Garuda.
"Pendidikan adalah fondasi utama bagi lompatan sebuah bangsa. Program Sekolah Rakyat dan Beasiswa Garuda menunjukkan kehadiran negara dalam memastikan bahwa anak-anak dari keluarga prasejahtera tetap memiliki kesempatan meraih pendidikan terbaik, bahkan hingga jenjang perguruan tinggi global," paparnya.
Lebih lanjut, Sarmuji menyoroti rencana pembentukan bursa mineral dan komoditas strategis yang disampaikan Prabowo, sebagai upaya fundamental untuk memperkuat kedaulatan ekonomi nasional. Fraksi Partai Golkar, tegasnya, memberikan dukungan penuh terhadap langkah strategis ini dan siap mengawal pembahasan RAPBN 2027 bersama pemerintah secara konstruktif.
"Kita harus memiliki bursa komoditas sendiri agar Indonesia dapat menentukan harga komoditas unggulannya. Selama ini, meskipun kita adalah produsen besar berbagai komoditas strategis dunia, harganya justru ditetapkan di luar negeri," kata Sarmuji. "Dengan adanya bursa komoditas, kita dapat menciptakan nilai tambah, menjaga stabilitas harga, dan pada akhirnya berdampak langsung pada pendapatan negara serta kesejahteraan rakyat."
Sebelumnya, seperti dilansir internationalmedia.co.id, Presiden Prabowo Subianto telah memaparkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 yang mencapai Rp 4.097,2 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dari APBN 2026 yang sebesar Rp 3.842,7 triliun.
Pemaparan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU Tentang APBN TA 2027 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026).
Prabowo menjelaskan bahwa anggaran tersebut akan dialokasikan untuk menjalankan delapan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN). Kedelapan program tersebut meliputi kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air; pendidikan; kesehatan; hilirisasi dan industrialisasi; infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana; penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa; serta penurunan kemiskinan.
"Untuk merealisasikan seluruh agenda tersebut, Belanja Negara tahun 2027 direncanakan sebesar Rp 4.097,2 triliun, meningkat dari Rp 3.842,7 triliun di APBN 2026," pungkas Prabowo.
