SAMPANG – Sebuah insiden kekerasan yang mengguncang publik terjadi di Desa Ketapang Laok, Sampang, melibatkan seorang wanita berinisial MR (27). Ia diduga menjadi korban pengeroyokan dan penyiksaan fisik setelah dituding sebagai perebut laki orang (pelakor). Dalam kejadian brutal tersebut, tubuh MR bahkan dilumuri cabai. Kasus ini kini telah resmi dilaporkan ke pihak kepolisian. Informasi ini sebagaimana dilaporkan Internationalmedia.co.id – News, Kamis (13/8/2026).
Kasat Reskrim Polres Sampang, Iptu Fajri Alim, mengonfirmasi laporan tersebut. Menurut Fajri, korban didampingi keluarganya telah membuat laporan resmi dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

Keluarga korban mengungkapkan bahwa MR mengalami trauma berat pasca-insiden mengerikan itu. Ia bahkan memilih mengurung diri di kamar selama lebih dari dua hari, mengeluhkan sakit pada bagian kepala, leher belakang, dan pergelangan tangan kanan. Tak hanya itu, MR juga merasakan sensasi panas membakar pada bagian wajah dan kemaluannya akibat dilumuri cabai. Salah seorang anggota keluarga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan detail kondisi pilu MR.
Pihak keluarga MR mendesak agar seluruh pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan ini diproses hukum seadil-adilnya. Mereka menilai tindakan brutal tersebut tidak hanya menyebabkan trauma fisik dan psikis bagi korban, tetapi juga memperparah keadaan karena video penganiayaan itu telah tersebar luas di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, MR terlihat terkapar di lantai, dengan seorang perempuan menjambak rambutnya sementara perempuan lain memegangi tangannya. Korban terdengar memohon agar pengeroyokan dihentikan dan meminta maaf, namun permohonannya tak digubris. Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian, yang berjanji akan menindak tegas para pelaku demi menegakkan keadilan bagi MR. Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap motif sebenarnya dan menyeret semua pihak yang bertanggung jawab ke meja hijau.
